Berita

Pedri Kasman/Net

Hukum

Saksi Pelapor: Tetap Kawal Sidang Ahok Dan Jangan Terjebak Pengalihan Isu

SELASA, 24 JANUARI 2017 | 01:56 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Sidang lanjutan kasus pidana penodaan agama dengan tersangka Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahja Purnama (Ahok) akan digelar Pengadilan Negeri Jakarta Utara (PN Jakut) di Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (24/1).

Sidang ketujuh ini akan menghadirkan lima orang saksi. Dua saksi fakta dan tiga saksi pelapor.

Salah seorang saksi pelapor yang sudah memberikan kesaksian pada sidang kelima, Pedri Kasman menyatakan beberapa kasus yang muncul belakangan ditengarai bagian dari upaya pengalihan isu dan perhatian publik dari kasus penodaan agama.


"Oleh karenanya kembalikan perhatian ke kasus Ahok," ajak Sekretaris PP Pemuda Muhammadiyah ini.

Menurut Pedri, jangan sampai terpancing dengan upaya provokasi menggiring kasus ini seolah hanya pertarungan satu kelompok dengan kelompok lain.

"Kasus ini adalah penodaan agama yang menjadi perhatian seluruh elemen umat Islam. Bahkan bukan hanya Islam, umat lain pun mesti perhatian karena penodaan agama mengancam keberagaman dan keutuhan NKRI," ucapnya.

Beberapa saksi yang telah diperiksa memberikan fakta yang jelas dan tegas, berupa ucapan Ahok yang menyinggung surat Al-Maidah 51 dalam pidatonya di Kepulauan Seribu pada 27 September 2016 lalu, yang ada dalam rekaman video utuh dengan durasi 1 jam 48 detik 33 menit.

"Fakta ini sama sekali tak terbantahkan oleh Ahok dan kuasa hukumnya. Kecuali mereka hanya mencari cari masalah di luar pokok perkara," ujar Pedri.

Ditambahkan dia, diperkirakan saksi-saksi berikutnya juga tidak akan jauh dari fakta itu, karena memang itulah adanya kejadian yang sebenarnya. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya