Berita

Politik

Perlawanan Terhadap Hoax Dan Fitnah Sangat Urgen

SELASA, 24 JANUARI 2017 | 00:11 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ada dua penyebab utama kenapa informasi bohong (hoax) dan fitnah menjadi masalah serius dan kronis di era keterbukaan informasi, khususnya di media sosial (medsos).

Masalah tersebut selain rendahnya literasi publik atas informasi yang beredar di medsos, juga masih belum sempurnanya UU Informasi dan Teknologi (TE) baik dalam aspek rumusan maupun dalam aspek implementasi penegakan hukum.

"Informasi bohong dan fitnah harus dilawan dengan penegakan hukum serta memberikan edukasi kepada seluruh masyarakat," kata Direktur Eksekutif Komunikonten (Institut Media Sosial dan Diplomasi), Hariqo Wibawa Satria dalam rilisnya, Senin (23/1).


Dijelaskan juga, perlawanan terhadap hoax dan fitnah sangat urgen, mengingat tingkat kepercayaan masyarakat cukup tinggi atas informasi yang beredar di internet. Penelitian Edelman Trust Barometer tahun 2016 menjelaskan, sekitar 75 persen responden yang diteliti berpendapat, mesin pencari internet seperti Google dan sebagainya sebagai sumber informasi paling terpercaya, diikuti dengan media tradisional dengan 70 persen. Media daring, media pribadi, dan medsos secara berturut-turut memperoleh nilai 69 persen, 65 persen, dan 63 persen.

"Berangkat dari hal di atas, Komunikonten, sebuah lembaga Institut Media Sosial dan Diplomasi memandang perlu untuk meningkatkan kolaborasi pengguna medsos sebagai media alternatif, dalam memperjuangkan suksesnya kepentingan nasional melalui ruang dialektika (diskusi) dan agenda aksi (kampanye) guna memberikan literasi kepada insan media maupun netizen," papar Hariqo.

Diskusi publik yang akan dimeriahkan juga oleh Flasmop dari Teater Psikologi Universitas Indonesia (UI) ini bertujuan, pertama, untuk mendorong penegakan hukum bagi pembuat berita hoax dan fitnah. Kedua, kampanye agar masyarakat mengenali berita hoax dan fitnah, untuk menjadi agen perubahan yaitu sebagai masyarakat yang mengunakan media sosial dengan cara bermartabat dan bermanfaat.

Komunikonten akan mengadakan diskusi nasional dengan mengangkat tema "Strategi Menang Melawan Fitnah dan Hoax" di Aula Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih No. 32-34 Jakarta Pusat, Rabu besok (25/1).

Diskusi ini akan menampilkan sejumlah narasumber berkompeten; Yosep Adi Prasetyo (Ketua Dewan Pers), Dr. Unifah Rosyidi (Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia), Dr. Ahmad Mukhlis Yusuf (Pokja Revolusi Mental, Mantan Dirut ANTARA), Hariqo Wibawa Satria (Komunikonten), dan Husein Sanusi (editor di media nasional swasta) sebagai moderator.

Setelah diskusi publik, ditindaklanjuti dengan kampanye aksi pada car free day sekaligus penandatanganan spanduk "Deklarasi Hidup Tanpa Hoax dan Fitnah; Kolaborasi Pengguna Media Sosial untuk Kepentingan Nasional", di samping Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (29/1), pukul 06.30-09.00 WIB. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya