Berita

Politik

Busyro Muqoddas Berpesan Agar IPM Tidak Berpolitik

SENIN, 23 JANUARI 2017 | 23:30 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Busyro Muqoddas menerima audiensi pengurus Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM) periode 2016-2018 yang baru dilantik.

Silaturahim itu berlangsung di Kantor PP Muhammadiyah Jl. Cik Ditiro No. 23, Yogyakarta, Senin siang hingga sore (23/1).

Pembahasan pada pertemuan tersebut berkisar pada keadaan terkini Muhammadiyah sebagai organisasi Islam yang sangat besar di Indonesia dan IPM sebagai organisasi pelajar yang terus mencetak kader-kader prima dan utama bagi persyarikatan, umat, bangsa, dan kemanusiaan.


Pembicaraan dikaitkan dengan keadaan bangsa Indonesia dan prinsip-prinsip yang harus dijunjung tinggi oleh IPM.

"Akan lebih baik jika kita mempertegas dan memperkokoh bahwa IPM merupakan pelopor, pelangsung, dan penyempurna amanah Muhammadiyah. Salah satu bentuknya adalah tidak berpolitik praktis dalam ber-IPM dan ber-Muhammadiyah," sebut Busyro dalam pesannya.

Jika ada permasalahan yang timbul pada awal-awal kepemimpinan, hal tersebut menurut Busyro justru wajar karena akan menguji pemimpin dalam IPM dan Muhammadiyah. Jika tidak berhadapan dengan masalah, justru pemimpin tidak bisa dianggap teruji.

Dalam silaturahim tersebut, dibahas pula tentang keberhasilan Muhammadiyah menjadi organisasi besar yang dapat bertahan lebih dari satu abad tanpa perpecahan. Sikap-sikap tidak oportunis dalam berjuang di Muhammadiyah yang dijunjung tinggi kader dan pimpinan dari pusat hingga ranting menjadi kunci penting.

Tak kalah penting, kemandirian, ketertiban organisasi, komposisi pimpinan yang akomodatif, hingga keikhlasan juga mendukung perjuangan Muhammadiyah hingga detik ini.

"Ikhlas dan ridho Allah menjadikan Muhammadiyah seperti apa yang kita banggakan dan kita syukuri saat ini," ujar Busyro, mantan ketua KPK itu menyimpulkan. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya