Berita

Arteria Dahlan/Net

Politik

Politisi PDIP: Cuitan SBY Ibarat "Membangun Bangunan Pasir Di Tepi Pantai"

MINGGU, 22 JANUARI 2017 | 04:12 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Politisi PDIP Arteria Dahlan menyayangkan cuitan Presiden keenam RI yang juga Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), "Ya Allah, Tuhan YME. Negara kok jadi begini. Juru fitnah & penyebar "hoax" berkuasa & merajalela. Kapan rakyat & yg lemah menang?".

"Di tengah upaya pemerintah yang begitu sigap dan hebatnya untuk mempersatukan seluruh elemen bangsa, masih ada kicauan seperti itu, ibarat membangun bangunan pasir di tepi pantai," kata anggota Komisi II DPR ini, Minggu (22/1).

Apalagi, lanjut Arteria, cuitan SBY itu sangat membingungkan, karena maksud, tujuan serta sasaran tidak disebutkan. "Lebih baik semua pihak menahan diri," ajak dia.


Sebagai tokoh bangsa, ketua umum parpol, presiden keenam RI, dan punya massa, SBY sebaiknya menyerukan semangat persatuan. Dengan begitu, sebut Arteria, massa dan pendukungnya akan patuh dan negara akan terbantu. Sebaliknya, kalau membuat ciutan seperti itu, paling tidak massa pendukungnya menanyakan arah dan tujuannya ke siapa.

"Belum lagi kita bicara rakyat secara keseluruhan, yang persepsinya macam-macam. Rakyat sudah lelah, lelah melihat akrobat politik saat ini yang cenderung tidak terkontrol dan tidak tahu akhirnya akan ke mana, kasihan mereka," ujar Arteria.

Sambung Arteria, lihatlah negara tetangga, mereka membangun, membangun manusianya juga infrastruktur kenegaraannya dengan penuh peradaban, kita malah sibuk sendiri dengan urusan kekuasaan, bukan hanya jalan di tempat malah mundur ke belakang dari sisi peradaban.

"Kembali lagi, saya pikir kurang tepat untuk bereaksi dalam bentuk apapun kecuali dalam substansi merekat persatuan dalam kebhinnekaan," tukas Arteria. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya