Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net
RMOL. Ahli hukum pidana Adnan Pasiladja dihadirkan dalam sidang lanjutan praperadilan Bupati Buton non-aktif Samsu Umar melawan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di PN Jakarta Selatan, Jumat (20/1).
Kepada hakim, Adnan menjelaskan bahwa penetapan tersangka harus melalui proses yang diatur dalam KUHAP.
"KPK boleh saja menetapkan tersangka perkara baru melalui pengembangan penyidikan perkara lain, tapi penyidik tetap harus melalui proses yaitu adanya minimal dua alat bukti, pemeriksaan saksi-saksi dan calon tersangka," jelas Adnan yang juga seorang mantan hakim yang sudah berkiprah lebih dari 30 tahun di korps adhyaksa.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Minggu, 26 April 2026 | 11:05
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Senin, 27 April 2026 | 03:59
UPDATE
Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19
Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54
Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23
Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17
Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03
Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01
Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33
Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09
Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59
Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26