Berita

Margarito Kamis/Net

Politik

Usulan Presidential Threshold Menggoda Pertanyaan "Siapa Capres Tunggalnya?"

JUMAT, 20 JANUARI 2017 | 11:51 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Pakar hukum tata negara, Margarito Kamis mengingatkan agar Pemerintah dan DPR tidak memberlakukan ambang batas pilpres alias presidential threshold dalam RUU Penyelenggaraan Pemilu, yang saat ini dibahas.

Menurutnya, bicara demokrasi yang mengatur pemilihan presiden, itu termaktub dalam UUD 1945, bahwa parpol dan gabungan parpol bisa mengajukan capres-cawapres.

Apalagi itu dikuatkan oleh putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 14/PUU-XI/2013 tantang pemilu serentak, pilpres dan pileg.


Diketahui, dalam draf RUU Penyelenggaraan Pemilu yang diserahkan ke DPR, Pemerintah mengusulkan agar pasangan capres-cawapres dicalonkan parpol atau gabungan parpol minimal memiliki 20 persen kursi di DPR, atau 25 persen suara sah nasional pada pemilu legislatif sebelumnya.

"Saya bukan orang politik, tapi hampir bisa dipastikan, (usulan) ini menggodakan agar orang mengatakan dan mengajukan pertanyaaan, 'siapa yang dijagoin jadi calon tunggal?'," kata Margarito kepada redaksi, Jumat (20/1).

Menurutnya, terlalu susah bagi orang untuk tidak berpikir bahwa usulan presidential threshold itu adalah sekema atau impian untuk wujudkan pasangan capres-cawapres di Pemulu 2017.

"Ini gagasan berbahaya, itu sebab UUD tidak memungkinkan calon tunggal," tukas Margarito.

Ia pun yakin, kalau usulan itu tetap dipaksakan, dan termuat dalam UU Penyelenggaraan Pemilu, MK pasti akan membatalkannya. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya