Berita

Maudy Koesnaedi/Net

Blitz

Maudy Koesnaedi, Aslinya Zaenab Versi Galak

JUMAT, 20 JANUARI 2017 | 08:56 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Maudy Koesnaedi mengenang hari-hari aktingnya bersama leg­enda Jakarta, Benyamin Sueb. Keduanya pernah berakting bersama dalam sinetron Si Doel Anak Sekolahan. Maudy men­jadi Zaenab dan Benyamin menjadi bapak dari Si Doel yang diperankan Rano Karno.

Kini, mantan None Betawi ini ingin mempersembahkan sesuatu untuk sang legenda dunia hiburan, khususnya budaya Betawi. Ia ingin mem­buat pentas untuk Benyamin.

"Pentas ini semacam ucapan terima kasih buat Babe (Be­nyamin). Karyanya belum ada yang diangkat teater, jadi akan coba ke sana dan energinya akan dikeluarkan untuk itu," tutur Maudy saat dijumpai Rakyat Merdeka.


Pentas itu baru wacana, yang akan segera diwujudkan bersama Maudy dan rekan-rekannya.

Sifat yang lemah lembut dan penurut melekat pada si Zaenab. Namun Maudy men­gaku punya sisi lain dari tokoh yang membesarkannya itu.

"Selama ini kan orang kenalnya Maudy itu yang lembut, yang "As­salamualaikum Cing, Bang Doel nih rantangnya Aye balik". Itu tuh Zaenab yang begitu. Saya mah nggak, ada sisi lain dari Maudy," cerita istri Erik Meijer ini.

"Maudy tuh juga punya unek-unek, yang harus diluapin juga. Kalau marah ya memang harus dikeluarin, teriak. Punya kekesalan juga, nggak yang nerima gitu aja, nurut. Saya punya suara dan alasan-alasan. Makanya saya perlu media buat ngeluarin unek-unek saya, keg­elisahan saya," lanjutnya.

Media yang dimaksud oleh Maudy adalah dengan mem­baca puisi. "Saya penikmat puisi. Makanan jiwa saya itu, baca puisi. Saat saya merindukan ke­damaian jiwa ya saya baca pusi. Bukan cuma soal di panggung. Ada energi lain ketika menimati puisi," terang ibu satu anak ini. "Menarik puisi itu, bahasa itu satu cara kita menyampaikan yang ada di pikiran kita. Sastra dan bahasa suatu senjata yang bagus, halus, paling kejam dan menusuk."

Kesusastraan memang sangat akrab dengan Maudy. Makanya, ketika diminta membacakan sebuah puisi karya bu­dayawan Radhar Panca Dahana, ia langsung setuju. ***

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah jadi 53 Orang, 135 Warga Luka-Luka

Minggu, 16 Agustus 2026 | 20:27

Rusak Berat Diguncang Gempa, Hotel Jayakarta Suites Komodo Flores Tutup Sementara

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:43

SBY Minta Maaf

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:15

Tembus Jalur Laut, Bantuan Gempa M 7,7 Disalurkan ke Pulau Palue Sikka

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:47

Polri Terbangkan 10 Anjing K9 untuk Cari Korban Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:12

3,4 Ton Logistik untuk NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:50

Reza Aulia Diberhentikan, Kursi Direktur Niaga Garuda Kosong

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:40

Kemendikdasmen Jangan Lamban Merespons Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:04

Retorika Janji Kemerdekaan

Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:35

Jalur Alternatif Darat Penghubung Ende-Nagekeo Masih Terputus

Minggu, 16 Agustus 2026 | 15:33

Selengkapnya