Berita

Foto/Net

Nusantara

Segera Bangun Tempat Berdagang Sementara Di Pasar Senen

JUMAT, 20 JANUARI 2017 | 07:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) meminta Pemprov DKI Jakarta segera melakukan pendataan kepada seluruh pedagang korban kebakaran Paser Senen, Jakarta Pusat, meliputi juga jumlah kerugian yang mereka terima dalam waktu sesegera mungkin.

"Pemerintah propinsi harus memastikan seluruh pedagang korban kebakaran terdata dan tidak ada yang terlewatkan," kata Ketua Umum DPP IKAPPI, Abdullah Mansuri, Jumat (20/1).

Pemprov DKI juga diminta menurunkan tim psikologis dan kesehatan guna menanggulangi beban psikologis pedagang yang banyak terguncang akibat musibah ini.


"Pemerintah propinsi dapat mengambil alih penanganan dan pengelolaan blok 1 dan 2 Pasar Senen dari pengelola PT Pembangunan jaya. Demi terjaminnya percepatan koordinasi dan penanganan korban kebakaran," sebut Mansuri.

Terakhir, IKAPPI meminta Pemprov DKI wajib mengupayakan dan memastikan percepatan pembangunan tempat berdagang sementara (penampungan) di lokasi Senen, Jakarta Pusat, dan tidak memungut biaya sepeser pun, agar pedagang tidak larut dalam duka dan bisa segera kembali berdagang.

"Dan mengizinkan berdagang di wilayah lokasi pasar serta memanfaatkan lokasi-lokasi strategis guna dijadikan tempat berdagang sementara sampai pasar selesai dibangun," tukas Mansuri.

Pasar Senen mengalami kebakaran sejak Kamis dinihari (19/1), pukul 04.30 WIB, dan baru bisa dipadamkan 14 jam kemudian. Data sementara, kebakaran ini menghanguskan 1.691 kios. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya