Berita

Foto: RMOL

Politik

Mahasiswa: Ormas Yang Bertentangan Dengan Pancasila Harus Dibubarkan!

KAMIS, 19 JANUARI 2017 | 21:36 WIB | LAPORAN:

Menyikapi perkembangan situasi kebangsaan terhadap upaya-upaya yang mengganggu kebhinekaan dan kedamaian dibumi NKRI, sejumlah organisasi-organisasi kemahasiswaan yakni PMII, GMNI, GMKI, PMKRI, HIKMAHBUDHI, dan KMHDI menyampaikan resolusi pada pemerintah membubarkan Ormas yang bertentangan dengan Pancasila.

Selain itu, mereka pun sampaikan dukungan pada kepolisian menuntaskan dugaan hukum terhadap M Rizieq Syihab.

"Pernyataan sikap ini penting kami lakukan sebagai bentuk keprihatinan terhadap situasi bangsa hari ini, kita tidak menghendaki adanya upaya-upaya yang merusak kebhinekaan dan nilai-nilai Pancasila," kata Ketua umum PP GMKI Sahat Sinurat dalam pernyataan sikap bersama Ormas Mahasiswa Indonesia di Jakarta, Kamis (19/12).


Adapun sikap yang disampaikan meliputi lima poin, Pertama, mendesak kepada pemerintah membubarkan Organisasi Kemasyarakatan (ORMAS) yang bertentangan dengan Pancasila.

Kedua, mendukung pihak Kepolisian menuntaskan proses hukum dugaan pelanggaran hukum yang diduga dilakukan oleh saudara M. Rizieq Shihab.

Ketiga, meminta kepada pemerintah melalui aparat hukum menindak tegas para pelaku tindakan intoleran yang menganggu kedamaian kehidupan berbangsa dan bernegara seperti kasus bom di Samarinda dan pembubaran ibadah di Sabuga, Bandung.

Keempat, menyerukan kepada seluruh anak bangsa bersatu menjaga kedamaian dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila.

Kelima, meminta kepada pemerintah menjaga marwah Negara dan mempercepat terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Abdul Haris Wally Sekjen PB PMII menambahkan, pihaknya berharap kelima poin ini segera ditindaklanjuti agar terciptanya situasi yang lebih baik di NKRI. "Sudah tidak ada tempat bagi tindakan-tindakan intoleran dan mengganggu rasa damai di bumi Indonesia," tegasnya.

Presidium KMHDI Putu Wiratnaya mengatakan, pihaknya akan melanjutkan gerakan ini dengan menemui pimpinan beberapa lembaga negara menyampaikan sikap ini agar sinergis dengan seluruh elemen masyarakat dan pemerintahan.

"Kita mendukung penuh pemerintah dan aparat hukum menyelesaikan semua persoalan-persoalan kebangsaan hari ini," kata Angelo Wake Kako Ketua Umum PP PMKRI.

Sementara itu, Ketua Umum HIKMAHBUDHI Sugiartana meminta semua elemen masyarakat tetap tenang dan bersama-sama mengawal NKRI.

"Kondisi bangsa hari ini perlu disikapi secara cepat menghindari persoalan-persoalan yang serupa, mari kita kawal perjalanan NKRI mencapai cita-cita bangsa dan negara," kata Ketua Presidium GMNI Chrisman Damanik. [sam]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya