Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Kerjasama PT Pindad-Tata Motors India Momentum Alih Teknologi

KAMIS, 19 JANUARI 2017 | 10:31 WIB | LAPORAN:

Kerjasama antara PT Pindad dan Tata Motors sebagai produsen mobil asal India dalam memproduksi kendaraan perang jenis amfibi untuk TNI harus dijadikan upaya alih teknologi militer.

"Ini hal bagus, bentuk kerjasama seperti ini akan mendorong peningkatan kapasitas PT Pindad, selaku BUMN yang mengkhususkan diri dalam produksi peralatan dan kendaraan militer," kata anggota Komisi I DPR RI Sukamta dalam keterangannya, Kamis (19/1).

Menurut Sukamta, dalam beberapa aspek penguasaan teknologi militer, Indonesia masih tertinggal dari negara lain. India termasuk negara yang maju dari sisi teknologi militer.


"Harus ada alih teknologi, untuk selanjutnya PT Pindad dapat mengembangkan teknologi kendaraan amfibi yang lebih canggih," jelas wakil rakyat PKS dari Daerah Pemilihan Yogyakarta ini.

Lebih lanjut, Sukamta mengingatkan kembali pentingnya kemandirian industri pertahanan, sebagaimana dicita-citakan dalam UU 16/2012 tentang Industri Pertahanan.

"Jika industri militer mandiri, kita tidak perlu lagi khawatir dengan embargo militer negara lain sebagaimana Amerika Serikat pernah beberapa kali melakukan hal tersebut," tegasnya. 

Sukamta juga berharap dengan kemampuan produksi peralatan militer yang semakin maju, Indonesia akan mampu mengembangkan pasar ekspor alustsista ke negara lain.[wid]

 
 

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya