Berita

Prabowo Subianto/Net

Politik

Presidential Threshold Untuk Mengganjal Prabowo Subianto?

SENIN, 16 JANUARI 2017 | 11:38 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Salah satu fraksi di Parlemen yang menolak penggunaan ambang batas presiden atau presidential threshold pada pemilihan umum (pemilu) 2019 adalah Fraksi Partai Gerindra.

Pengamat politik dari UIN Jakarta Pangi Syarwi Chaniago menduga, presidential threshold yang diusulkan pemerintah dalam RUU Pemilu adalah untuk mengganjal Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto di pemilu mendatang.

"Saya kira ini yang dikhawatirkan oleh Gerindra jauh-jauh hari," kata Pangi yang juga diretur eksekutif Voxpol Center ini kepada redaksi, Senin (16/1).


Jelas Pangi, Gerindra khawatir partai pemerintah, PDIP yang bakal mengusung capres petahana Joko Widodo akan "memborong" semua parpol, sehingga otomatis Gerindra tidak bisa mengajukan Prabowo.

"Kalau rujukannya hasil pemilu 2014, ini yang ditakutkan Gerindra meski bisa berkoalisi dengan PKS," ujar dia.

Hasil pemilu 2014 lalu, Gerindra hanya memperoleh 11,81 persen suara dan PKS 6,79 persen suara.

"Tentu ini bisa mengganjal Prabowo Subianto untuk kembali menjadi calon presiden," sebut Pangi.

Dalam draf RUU Pemilu yang diserahkan, pemerintah mengusulkan agar capres dan cawapres dicalonkan parpol atau gabungan parpol yang minimal memiliki 20 persen kursi di DPR atau 25 persen suara sah nasional pada pemilu legislatif sebelumnya. [rus]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya