Berita

Nusantara

Kiai Maman Minta Banser NU Di Garda Terdepan Menjaga NKRI

SENIN, 16 JANUARI 2017 | 07:57 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama (Banser NU) Kabupaten Majalengka menggelar Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) Angkatan ke-VII yang dikonsentrasikan di Lereng Cakrabuana Girimukti, Malausma, Majalengka, Jawa Barat, pada Jumat hingga Sabtu (13-14/1).

Dijelaskan Ketua GP Ansor Majalengka, Ahmad Cece Asyfiyadi, sebanyak 350 anggota Banser terlibat kegiatan itu.

"Ini adalah tahap awal untuk menempa fisik dan mental sebagai Banser agar siap menjaga marwah NU dan keutuhan NKRI," ujar Cece.


Ketua Lembaga Dakwah PBNU, KH. Maman Imanulhaq meminta Banser menjadi garda terdepan dalam menjaga NKRI. Banser pun harus siap membela para kiai dan ulama NU yang belakangan ini marak dilecehkan, dihujat dan dihina.

"Apakah kalian siap menjaga NKRI? Apakah kalian siap membela para kiai dan ulama?" teriak Kiai Maman dalam orasinya di hadapan peserta Diklatsar Banser.

Pertanyaan itupun langsung dijawab serentak oleh seluruh Banser yang hadir dengan jawaban "siap!".

Terkait Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Ansor yang digelar bersamaan Diklatsar Banser NU, Kiai Maman minta agar GP Ansor Majalengka fokus melakukan kaderisasi untuk menguatkan ideologi Ahlussunah Wal Jamaah dan nasionalisme ke berbagai kalangan, termasuk pondok pesantren.

"Intensifkan berbagai kegiatan pengkaderan seperti Pendidikan Kader Dasar (PKD), Pendidikan Kader Lanjutan (PKL) untuk Ansor maupun Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar), Kursus Banser Lanjutan (Susbalan) bagi Banser," ujar tokoh muda NU yang juga Anggota DPR RI.

Merespon pesatnya perkembangan media sosial dewasa ini, Kiai Maman minta agar kader Ansor dan Banser NU memperkuat diri dengan kapasitas atau kemampuan di bidang IT.

"Ansor juga harus membangun jaringan komunikasi yang lebih luas dengan berbagai elemen lain dalam kerangka terlibat aktif memajukan pembangunan di Majalengka," pinta pengasuh Pondok Pesantren Al-Mizan Jatiwangi itu. [rus]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya