Berita

Nusantara

TNI-Kementan Cetak 500 Hektar Lahan Persawahan Di Nabire

SENIN, 16 JANUARI 2017 | 06:56 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pada tahun 2017 di Kabupaten Nabine, Papua akan dilaksanakan program cetak sawah dengan target seluas 500 hektar. Cetak sawah ini adalah kerjasama antara TNI dengan Kementrian Pertanian untuk meningkatkan swasembada pangan khususnya di wilayah Papua.

Disampaikan Komandan Kodim (Dandim) 1705/Paniai, Letkol Inf Jerry Harapan Tua Simatupang bahwa pekan lalu pihaknya telah melaksanakan peninjauan bersama Ketua kelompok Tani Trubus, Abu Bakar dan para petani ditempat areal cetak sawah tersebut.

"Dimana areal yang nantinya akan menjadi program cetak sawah tersebar beberapa wilayah di Kabupaten Nabire seperti di Desa Wanggar Sari 80 hektar, Wiraska 57 hektar, Wami 60 hektar, Waroki 25 hektar dan Maiday 198 hektar," ata Dandim dalam rilisnya, Senin (16/1).


Dandim juga menjelaskan peninjauan tersebut dilaksanakan untuk mengetahui areal yang akan menjadi program cetak sawah dan meninjau kendala-kendala yang akan dihadapi pada saat proses percetakan sawah nanti. Termasuk juga masalah irigasi yang nantinya akan digunakan oleh para petani untuk mengairi persawahan mereka.

"Kepada seluruh petani setelah program cetak sawah tersebut selesai agar lahan pertanian tersebut dimanfaatkan dengan sebaik mungkin. Saya juga akan mengerahkan seluruh Babinsa untuk melakukan pendampingan sehingga para petani bisa mendapatkan hasil panen yang maksimal," tegas Letkol Inf Jerry.

Dandim juga meminta kepada para petani pada saat pelaksanaan program cetak sawah harus ada di lokasi, sehingga apabila ada kendala bisa langsung diperbaiki dan menyampaikan apa kendalanya termasuk batas sawah. [rus]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya