Berita

Hasto Kristiyanto/Net

Nusantara

PDI Perjuangan Puas Dengan Penampilan Debat Ahok-Djarot

SABTU, 14 JANUARI 2017 | 13:07 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Dalam debat pertama calon gubernur DKI Jakarta, Basuki Thahaja Purnama alias Ahok jauh lebih cool dan konsisten di dalam menyampaikan program berdasarkan pengalaman yang nyata. PDI Perjuangan pun puas dengan penampilan Ahok-Djarot

"Karena itulah saya sepakat dengan closing statement pasangan nomor dua tersebut bahwa untuk menjadi Gubernur dan Wagub DKI diperlukan konsistensi, program nyata, dan keberanian bersikap daripada sekedar retorika. Menjadi pemimpin tidak bisa bermodalkan hafalan," kata Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, dalam keterangan beberapa saat lalu (Sabtu, 14/1).

Dengan penampilan Ahok Djarot yang menunjukkan kemampuan kerjasama keduanya yang sangat baik tersebut, Hasto meyakini bahwa swing voters akan bergeser ke Petahanan. Apalagi bagaimanapun masyarakat DKI tidak mau berspekulasi. Rakyat Jakarta memerlukan pemimpin yang sudah pengalaman menyelesaikan banjir; peminpin yang mampu menyediakan transportasi publik yang baik; dan pemimpin yang berani mengambil keputusan betapapun itu sulit dan beresiko.


Menurut Hasto, jawaban tegas dari Ahok-Djarot terhadap serangan tajam kedua pasangan lain terhadap kebijakan relokasi warga yang tinggal di bantaran sungai menunjukkan bahwa Ahok-Djarot lebih berbicara tantangan nyata. Ketegasan Ahok-Djarot untuk melakukan perbaikan bantaran sungai nampak sebagi bagian solusi mencegah banjir dan perbaikan kualitas lingkungan.

"Dukungan  kebijakan bagi warga yang terpaksa harus dipindahkan ke runah susun yang terintegrasi dengan pemberian subsidi harga kebutuhan pokok warga DKI Jakarta,  transportasi gratis dan pelayanan kesehatan serta pendikan yang diberikan gratis bagi penghuni rusun justru menampakkan aspek-aspek manusiawi program Ahok Djarot.  Pasangan lain sedang merencanakan dan Ahok Djarot sudah jalankan," kata Hato.

 Hasto sendiri menyatakan puas dengan penampilan pasangan nomor dua tersebut.

"Persepsi positif sosmed yang menempatkan Ahok Djarot jauh lebih unggul adalah hasil dari konsistensi Ahok yang tidak pernah terpancing oleh serangan tajam pasangan lain," demikian Hasto. [ysa]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya