Berita

Anies-Sandi dalam Debat Pilkada/net

Politik

Ahok Menyerang Profesi Dosen, Melanggar Komitmen Bersama

SABTU, 14 JANUARI 2017 | 07:28 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Calon Wakil Gubernur Jakarta nomor urut 3, Sandiaga Uno, mengaku kurang mengembangkan senyum saat mengikuti debat kandidat KPUD DKI Jakarta di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, tadi malam.

Sandi akui hal itu terjadi karena profesi pasangannya, Anies Baswedan, diserang oleh calon lain. Padahal ada komitmen awal yang disepakati bersama bahwa tidak ada serangan terhadap pribadi. Yang diizinkan hanya menyerang program kerja.

"Saya tadi kaget begitu, karena komitmen awalnya tidak saling menyerang (pribadi). Saya tadi kurang senyum karena tadi Pak Anies pertama diserang," ujar Sandi usai acara di Hotel Bidakara.


Serangan terhadap profesi dosen yang digeluti Anies Baswedan berasal dari calon incumbent (nomor urut 2), Basuki Purnama alias Ahok.

Anies juga mendapat serangan dari Cawagub nomor urut 1, Sylviana Murni, yang menyapanya dengan sebutan "Pak Menteri". Anies pernah menjabat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, namun diberhentikan oleh Presiden Joko Widodo.

"Menyerang karakter, apa lagi menyerang profesi, menurut saya itu yang sangat keluar komitmen dari yang awal kita sepakati sama-sama," tutur Sandi.

"Jadi saya seperti saya melihat bahwa ada enggak fair. Bahwa Pak Anies diserang, katanya hanya sebagai dosen, disebut menteri, dan itu yang bagi saya itu enggak mempersatukan kita," imbuhnya

Sementara itu, Anies Baswedan meminta semua pihak menghormati profesi dosen. Ahok keliru jika mengatakan dosen hanya mengajar.

"Jadi menurut saya kita harus hormati, saya bertugas sebagai rektor, rektor adalah pemimpin, memimpin sebuah Universitas. Jangan lupa, republik ini didirikan oleh para cendekiawan," jelas mantan Rektor Universitas Paramadina itu. [ald]

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

UPDATE

I Wayan Sudirta Resmi Jadi Wakil Ketua MKD DPR RI Gantikan TB Hasanuddin

Selasa, 27 Januari 2026 | 14:13

Pencabutan Izin Perusahaan Wajib Diikuti Pemulihan Lingkungan Sumatera

Selasa, 27 Januari 2026 | 14:11

Politikus Senior PDIP Jejen Sayuti Dipanggil KPK Terkait Kasus OTT Bupati Bekasi

Selasa, 27 Januari 2026 | 13:56

DPR Klaim Sudah Ingatkan Pemerintah Soal Mitigasi Cuaca Ekstrem Sejak Dua Bulan Lalu

Selasa, 27 Januari 2026 | 13:48

Bukan Masalah Posisi, DPR Pilih Fokus Kawal Profesionalisme Polri

Selasa, 27 Januari 2026 | 13:40

Paripurna DPR Sahkan 8 Poin Percepatan Reformasi Polri

Selasa, 27 Januari 2026 | 13:35

OJK: Tren Cashless Picu Penurunan Jumlah ATM di Seluruh Indonesia

Selasa, 27 Januari 2026 | 13:31

Paripurna DPR Sahkan 9 Komisioner Ombudsman RI Periode 2026-2031

Selasa, 27 Januari 2026 | 13:21

Badai Musim Dingin AS Tahan Kenaikan Harga Bitcoin

Selasa, 27 Januari 2026 | 13:15

Gubernur Banten Janji Normalisasi Sungai Atasi Banjir di Tangerang Raya

Selasa, 27 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya