Berita

Hasto Kristiyanto/Net

Wawancara

WAWANCARA

Hasto Kristiyanto: Ada 4 Nama Calon Wakil Ketua MPR, Tapi Bu Ketum Belum Ambil Keputusan

JUMAT, 13 JANUARI 2017 | 08:09 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Nama Ahmad Basarah, Wakil Sekretaris DPP PDI Per­juangan gencar disebut-sebut akan diplot sebagai Wakil Ketua MPR. Selain itu, ada tiga nama lainnya; Bambang Wuryanto, Utut Adianto dan Komarudin Batubun.

Namun demikian Sekretaris Jenderal (sekjen) DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan nama-nama itu masih belum diputuskan. Ia mengaku masih menunggu ara­han Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

Berikut penuturan Sekjen PDI Perjuangn Hasto Kristiyanto;


Ahmad Basarah sudah positif akan diplot sebagai Wakil Ketua MPR?
Kami sedang dalam pemba­hasan. Nama-nama itu sedang dalam pembahasannya. Kita akan cari nama-namanya. Kita cari orang yang punya kemam­puan memimpin tentu saja aspek ideologis, juga aspek senioritas, mengingat pemimpin parlemen DPRdiperlukan pengalaman yang luas.

Tapi Basarah ramai disebut-sebut bakal menempati posisi tersebut. Benar begitu?

Ya beliau memang punya kapasitas untuk itu. Pendapat saya tentang Pak Basarah, beliau sudah menyelesaikan doktornya, punya pengalaman yang luas, kapasitasnya sebagai kader su­dah tidak diragukan lagi.

Nama Utut Adianto juga disebut-sebut?
Pak Utut sebagai Plt Ketua Fraksi. Pak Utut dalam kapasitas lobbying, keluwesan.

Atau barangkali Bambang Wuryanto ya?
Bambang Wuryanto sosok yang memahami aspek kepar­taian. Sekali lagi keputusan belum diambil. Bu Ketum akan memberi arahan. PDIP punya mekanisme rapat partai untuk (memutuskan siapa yang meng­isi) pimpinan DPR/ MPR.

Itu bagaimana terkait lan­dasan hukumnya?
Kalau landasan hukumnya jelas, Undang-Undang MD3 (MPR, DPR, DPDdan DPRD) yang jelas dengan semua teknis implementasinya, pasti akan kami putuskan. PDIP akan ber­politik dengan asas legalitas yang ada.

Kapan konkretnya kira-kira itu?
Setelah semua landasan hu­kum jelas, setelah MD3 jelas dengan implementasinya, maka di situ kami akan tentukan.

Apa ada nama lain yang muncul selain tiga nama tadi?
Ada yang lain. Ada yang men­gusulkan Komarudin Batubun. Beliau sebagai kepala sekolah yang konsisten. Nama itu akan dibahas.

Oh ya, komitmen PDIP un­tuk dukung Jokowi di Pilpres 2019 seperti apa sih. Masak Golkar sudah berani men­gumumkan dukungannya, sementara PDIP masih belum jelas?
Setiap partai punya strategi sendiri. Bagi kami sekarang konsen untuk dukung Jokowi- JK dan persiapkan pilkada se­baik-baiknya. PDI Perjuangan punya tradisi bagi mereka yang bekerja baik untuk rakyat, ke­tika rakyat berkehendak untuk mencalonkan, maka akan kami calonkan.

Skala prioritas terpenting adalah bekerja untuk rakyat. Ibu Mega mengingatkan pemerin­tahan Jokowi-JK adalah sah se­cara konstitusional. Demokrasi harus kita hargai. PDIP memilih kerja, kerja, kerja untuk mendu­kung Pak Jokowi.

Gerindra sudah deklarasi Prabowo sebagai capres lho, apa PDIP nggak khawatir kalah start?
Kami tidak pernah merasa ada ancaman. Kami hanya kokoh berdiri ketika ada pihak-pihak yang mau mengingkari Pancasila dan kebhinekaan konstitusi kita.

Jadi?
Ya sehingga keputusan dari Gerindra tersebut merupakan kedaulatan Partai Gerindra.

Terkait kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK terhadap kader PDIP yang ju­ga Bupati Klaten Sri Hartini, apa partai akan memberikan pembelaan hukum?
Kami tidak akan pernah mem­berikan pembelaan sedikit pun.

Masak sih?

Iya, kami sudah komit, partai bagian dari autokritik dan penyempurnaan diri terus menerus. ***

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya