Berita

Yenti Garnasih/net

Hukum

Lima Srikandi Pansel Sampaikan Kritik Ke Pimpinan KPK

KAMIS, 12 JANUARI 2017 | 16:56 WIB | LAPORAN:

Lima mantan anggota Panitia Seleksi Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansel KPK) mendatangi markas lembaga anti korupsi tersebut di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (12/1).

Mereka mengaku datang untuk berdiskusi sekaligus menyampaikan keluhan masyarakat terkait pemberantasan korupsi kepada para pimpinan KPK.

Salah satu mantan "srikandi" Pansel, Yenti Garnasih, mengatakan, masyarakat melihat KPK lebih giat dalam penindakan atau operasi tangkap tangan (OTT), tetapi lemah dalam penuntasan kasus.


"Kami sampaikan, antara lain, dinilai terlalu banyak OTT padahal masyarakat ingin selain OTT juga dituntaskan. Kita sampaikan apa saja kesulitannya, keresahannya," ujar Yenti usai menemui pimpinan KPK.

Setelah berdiskusi selama tiga jam, Yeni bersama empat mantan anggota Pansel lain mengaku mendapat jawaban terkait kendala yang dihadapi KPK. Di antara banyak kendala itu adalah menyangkut sumber daya manusia yang kurang banyak untuk menuntaskan kasus yang selama ini tertunda, serta anggaran lembaga yang terbatas.

"Kalau fokus negara ini adalah pemberantasan korupsi ya harus komprehensif. Anggaran tambah, SDM-nya juga ditambah," ujarnya.

Selain Yenti, hadir pula Diani Sadiawati, Enny Nurbaningsih, Harkristuti Harkrisnowo serta Natalia Subagyo. Merekalah yang menyeleksi Agus Raharjo, Saut Situmorang, Alexander Marwata, Basaria Panjaitan dan Laode M. Syarif sebelum menjabat komisioner KPK. [ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Dokter Juga Manusia

Senin, 04 Mei 2026 | 06:21

May Day Beri Ruang Buruh Bersuara Tanpa Rasa Takut

Senin, 04 Mei 2026 | 06:06

Runway Menantang Zaman

Senin, 04 Mei 2026 | 05:41

Sukabumi Masih Dibayangi Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan

Senin, 04 Mei 2026 | 05:21

Sindiran Prabowo

Senin, 04 Mei 2026 | 05:07

Irwandi Yusuf Dirawat Intensif di Seoul hingga Juni

Senin, 04 Mei 2026 | 04:24

Permenaker 7/2026 Buka Celah Eksploitasi Buruh

Senin, 04 Mei 2026 | 04:18

Menteri AL AS Mundur Tanda Retaknya Mesin Perang Trump

Senin, 04 Mei 2026 | 04:03

Rakyat Kaltim Bersiap Demo Lagi

Senin, 04 Mei 2026 | 03:27

Rasanya Sulit Partai Ummat Pecat Amien Rais

Senin, 04 Mei 2026 | 03:19

Selengkapnya