Berita

Pantai Bulbul/Net

On The Spot

Pantai Bulbul Kotor Akibat Perayaan Tahun Baru

Mengunjungi Danau Toba
KAMIS, 12 JANUARI 2017 | 08:29 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Pemerintah telah menetapkan kawasan Danau Toba di Provinsi Sumatera Utara, sebagai salah satu destinasi wisata unggulan.
 
Berbagai tujuan wisata, mulai dari wisata pantai hingga budaya tersedia di sekitar danau terbesar se-Asia Tenggara itu.

Salah satu pantai yang bisa dikunjungi yakni Pantai Bulbul. Selasa pagi pekan lalu, Rakyat Merdeka menyambangi pantai tersebut. Pantai ini terletak di Desa Lumban Bulbul, Kota Balige, Ibukota Kabupaten Toba Samosir, sekitar 236 kilometer (km) dari Kota Medan, Sumatera Utara.


Tidak sulit mencapai pantai ini. Letaknya hanya sekitar 2,5 kmdari pusat Kota Balige, dan tidak jauh dari Jalan Nasional Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) Sumatera. Sekitar 10 menit menelusuri kawasan per­mukiman warga, pengunjung tiba di pantai tersebut.

Sampai di pantai, pengunjung akan disambut sebuah tulisan penunjuk tempat berukuran cu­kup besar bertuliskan "PANTAI LUMBAN BULBUL", berwarnamerah di atas tembok pendek berkelir oranye. Di depannya, para pengunjung bisa memarkir­kan kendaraan yang dibawanya, baik roda dua maupun roda em­pat. Beberapa toilet umum dise­diakan di sebelah kanan dari arah kedatangan.

Pantainya berpasir putih seperti di pinggir laut, namun airnya tawar. Tidak ada biaya retribusi untuk masuk ke pantai tersebut. Beberapa fasilitas bagi pengunjung pun telah tersedia. Antara lain rumah-rumah makan yang terletak sekitar 25 meter dari bibir pantai. Kedai-kedai tersebut menyediakan semacam pondok sebagai tempat para pengunjung mengisi perut atau menggelar tikar.

Di pantai ini, pengunjung tak perlu takut untuk bermain di pinggir pantai, karena kedala­mannya hanya sebatas pinggang. Sebagai penunjang, pengelola juga menyediakan perosotan di area air yang dangkal, sehingga anak-anak bisa meluncur lang­sung ke danau. Fasilitas olahraga air seperti kano hingga banana boat pun telah tersedia.

Sayangnya, saat disambangi, pantai tersebut seperti tak tera­wat. Sampah-sampah bertebaran di sekitar pantai. "Jadi keliha­tan tidak terawat ya," celetuk seorang pengunjung kepada rekannya.

Dari pantauan, Rakyat Merdeka tidak menemukan tempat sampah di dekat kawasan pan­tai. Pagi itu, warga sekitar pun memanfaatkan air danau sebagai tempat untuk mandi, dan mencuci pakaian. "Padahal kan ini termasuk kawasan wisata," kata Tioman, pengunjung asal luar kota.

Pagi itu, pemandangan dan juga bau tak sedap tercium jelas di sekitar pantai. Penyebabnya, keramba apung milik warga yang diletakkan tidak jauh dari pantai tersebut. Selain itu, warga setempat juga membiarkan ayam ternak milik mereka bebas berke­liaran di pantai tersebut.

"Ya jadinya baunya kurang sedap deh," sambung Tioman.

Menurutnya, Pantai Bulbul cukup nyaman jika keadaannyabersih. Pasalnya, kata dia, selain berpasir putih, pantai tersebut juga cukup landai dan tidak berbahaya, khususnya bagi anak-anak. Dia meminta agar tempat sampah lebih banyak disediakan.

Pendapat berbeda diungkap­kan Elfa Harahap. Menurut pen­gunjung asal Medan ini, Pantai Bulbul memiliki area pasir putih yang cukup luas dan menawar­kan beberapa spot menarik.

"Ada spot bermain anak-anak yang lengkap dengan ayunan di pinggir pantai dan plosotan. Kemudian area tour keliling sampan plastik, dan adapula spot panggung untuk area hiburan, jadi ka­dang pengunjung bermain sambil mendengar musik," katanya.

Kelebihannya lagi, kata dia, tidak dipungut retribusi masuk dan uang parkir di tempat ini. Wisatawan yang hemat budget bisa datang membawa makanan dari rumah dan memesan pondok yang hanya Rp 10 ribu.

"Bagi yang tidak membawa makanan, bisa memesan di kantin yang berada di pinggir pantai," ucap Elfa.

Arsal, pengunjung lainnya menuturkan, wisata Pantai Lumban Bulbul sangat terjang­kau karena sewa pondoknya hanya Rp 10 ribu. "Tempatnya nyaman. Mungkin sampah ini karena acara tahun baru ke­marin. Biasanya sihtak begini. Anak-anak juga kelihatan asyik bermain di air," tuturnya.

Pengunjung lainnya, Panggabean mengaku sengaja mam­pir ke Pantai Bulbul. Hal itu dia lakukan setelah pulang kampung dari Tapanuli Tengah. Bersama keluarganya. Dia punya waktu satu hari untuk berlibur mengun­jungi sejumlah obyek wisata di Kota Balige.

"Yang belum pernah kami kunjungi adalah pantai Lumban Bulbul ini. Ternyata indah," kata pengunjung asal Medan itu.

Pantai ini, sambungnya, baruterkenal setelah mendapat perhatian dari pemerintah dan masyarakat setempat. "Dengan adanya pantai pasir putih ini, kunjungan wisata di Balige semakin lengkap," ucapnya.

Di samping itu, dia berharap agar pantai Lumban Bulbul terus dibenahi. Salah satunya, tong sampah yang masih minim di lokasi itu. "Kemudian, penataan pedagang agar lebih rapi, serta penempatan pohon-pohon agar lokasi itu tampak lebih asri," sarannya. ***

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

UPDATE

Gudang yang Terbakar di Cikarang Milik PT Emudah Fulfillmen, Penyedia Jasa Logistik E-Commerce

Sabtu, 26 September 2026 | 16:18

Mahkamah Agung Diminta Periksa Dugaan Kejanggalan Perkara Harta Bersama

Sabtu, 26 September 2026 | 15:28

SBY: Guruh Soekarnoputra Telah Melakukan Banyak Hal untuk Negeri Ini

Sabtu, 26 September 2026 | 15:03

Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Dunia Barat Mulai Melirik Halal Indonesia

Sabtu, 26 September 2026 | 14:50

Sinyal Damai AS-Iran Bikin Harga Minyak Terpukul

Sabtu, 26 September 2026 | 14:26

Surya Paloh Kenang Guruh sebagai Budayawan dan Seniman

Sabtu, 26 September 2026 | 14:05

Palet Plastik dan Barang Marketplace Ludes dalam Kebakaran di Cikarang

Sabtu, 26 September 2026 | 13:50

Bitcoin Turun Tipis di Bawah 84.000 Dolar AS

Sabtu, 26 September 2026 | 13:33

Surya Paloh Ungkap Alasan Guruh Soekarnoputra Pilih Fokus ke Seni Ketimbang Pimpin PDI

Sabtu, 26 September 2026 | 13:10

Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat 50 Pati dan 4 PNS Polri

Sabtu, 26 September 2026 | 12:35

Selengkapnya