Berita

Bisnis

Inovasi Daerah Mendatangkan Investor

RABU, 11 JANUARI 2017 | 11:39 WIB | LAPORAN:

Daerah butuh inovasi untuk membuat lapangan kerja. Jika lapangan kerja tersedia kemiskinan akan berkurang.

"Itulah esensi dari inovasi. Sederhana tapi sangat tajam," kata Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro di Kantor Bappenas, Jakarta, Rabu, (11/1).

Bambang membayangkan jika setiap daerah memiliki inovasi, maka tugas pemerintah pusat akan lebih ringan. Kewajiban kepala daerah menyejahterahkan masyarakatnya tidak bisa dilimpahkan semua ke pemerintah pusat. Maka dari itu, Bappenas mendorong agar daerah ikut terlibat dan secara mandiri berinovasi agar kesejahteraan masyarakatnya tercapai.


Pusat berikan dana, untuk menyejahterahkan daerah. Tapi ingat, kita punya banyak daerah, tak mungkin sumber daya di pusat bisa memuaskan semua daerah,” tegas Bambang.

Inspirasi dan inovasi apa yang diperlukan daerah?

Bambang menjawab, local wisdom harus lebih dikedepankan. Daerah tidak perlu membayangkan inovasi yang high technology dan sainstifik, tapi lebih kepada kebijakan publik. Formulasi inovasi kebijakan publik harus diterapkan, meskipun bukanlah inovasi besar.

Bambang juga mendorong jalan investasi di daerah lebih dipermudah. Pelayanan kebijakan publik yang inovatif akan memudahkan investor untuk menanam modal. Kalau dulu, kata Bambang mencontohkan, jika investor ingin menanamkan modalnya seperti hendak memenangkan ujian, harus mendatangi kantor dinas satu per satu. Hingga akhirnya muncul inovasi pelayanan terpadu satu pintu untuk memudahkan pelayanan publik, termasuk memudahkan birokrasi perizinan agar iklim investasi menjadi bagus.

"Inovasi bisa dimulai dari yang simple. Inisiatif lokal jika terbukti manjur, bisa berjalan ke tingkat nasional,” pungkas Bambang.[wid]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya