Berita

Foto/Net

Bisnis

Pelni Operasikan KM Express Bahari Ke Kepulauan Seribu

Dapat Penugasan Pemerintah
RABU, 11 JANUARI 2017 | 10:01 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

PT Pelayaran Nasional Indonesia/Pelni (Perse­ro) mendapat penugasan pemerintah untuk men­goperasikan KM Express Bahari 3B melayani rute menuju Kepulauan Seribu di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara.

Direktur Utama Pelni Elfien Goentoro menga­takan, sebagai perusahaan jasa transportasi angkutan laut terbesar di Indonesia, pihaknya dipercaya menye­diakan angkutan laut yang aman dan nyaman.

"Penyediaan angkutan laut ini merupakan tugas kami dalam memberikan pelayanan yang prima, khususnya bagi wisatawan yang akan berkunjung ke Kepulauan Seribu," ujarnya, di Jakarta, kemarin.


Corporate Secretary Pelni Didik Dwi Prasetio men­jelaskan, KM Express Ba­hari 3B merupakan kapal cepat buatan Tahun 2005 dengan panjang 30 meter dan terbuat dari fiberglass, dengan kapasitas angkut 208 orang ditambah 6 orang kru kapal.

Selain KM Express Ba­hari 3B, perseroan juga mengoperasikan kapal lain­nya dalam melayani Kepu­lauan Seribu seperti KM Sabuk Nusantara 46 yang telah dioperasikan sejak akhir 2015.

"Dengan mengoperasi­kan dua kapal ini, Pelni memegang peranan penting dalam roda perekonomian masyarakat Kepulauan Seribu," katanya.

Selain itu, pemberian pelayanan menjadi peker­jaan rumah bagi perusahaan untuk menjadi angkutan transportasi laut yang an­dal dan dapat dibangga­kan masyarakat Kepulauan Seribu. Ia menambahkan, saat ini pihaknya sudah mengoperasikan 26 kapal penumpang yang melayari 90 lebih pelabuhan di In­donesia.

Bahkan, perseroan juga mengoperasikan 6 kapal Tol Laut dan 46 kapal perintis yang keduanya merupakan penugasan resmi dari Pe­merintah.

"Tahun ini, kami berhasil menghubungkan (connect­ing) jadwal pelayaran kapal penumpangnya dengan ka­pal perintis," katanya.

Di kesempatan yang sama, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menuturkan, pengoperasian rute tersebut merupakan sistem baru pela­yaran ke Kepulauan Seribu sehingga kejadian yang sep­erti pada KM Zahro Express tidak terulang lagi.

"Ini satu upaya kita mem­buat pelayaran nasional yang baru, pelayanan rakyat yang baru," katanya.

Ia menjanjikan, ke depan­nya bakal terdapat lima ka­pal dari Pelni dan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) untuk melayani pelayaran ke Kepulauan Seribu. "Kali pertama, ini lima kapal. Jadi tiga (kapal) Pelni dan dua (kapal dari) ASDP. Ada yang berangkat dari sini (Pelabuhan Sunda Kelapa), ada yang berangkat dari (Pelabuhan) Kali Adem," tandasnya. ***

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya