Berita

Foto/Humas MPR

HNW Minta Taiwan Perhatikan Nasib Pekerja Indonesia

SELASA, 10 JANUARI 2017 | 16:26 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pemerintah Taiwan diminta untuk memperhatikan nasib pekerja Indonesia di negeri tersebut. Ini lantaran keselamatan nasib mereka bisa menjadi isu yang sangat sensitif di Indonesia.

Begitu kata Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid saat menerima kunjungan Ketua Taipei Economic and Trade Office (Teto) Indonesia Mr. John Chen di kantornya, gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (10/1).

Taiwan, menurut Hidayat menjadi salah satu negara tujuan bagi para pencari kerja. Jumlah pekerja Indonesia di Taiwan mencapai 300 ribu orang. Mereka bekerja di berbagai bidang, mulai dari buruh industri, kesehatan, hingga rumah tangga.


"Ke depan kami berharap kerjasama kedua negara bisa ditingkatkan. Tidak hanya ditingkat kedua negara, tetapi juga kerjasama parlemen kedua negara," kata politisi PKS yang akrab disapa HNW itu.

Sementara itu John Chen mengatakan bahwa Taiwan sangat menyambut baik kerjasama dengan Indonesia. Karena itu, dia setuju agar kerjsama kedua negara ditingkatkan. Baik kerjasama di bidang yang sudah berjalan selama ini, maupun yang belum dilakukan secara maksimal, yaitu kerjasama budaya antar kedua negara.

Menyangkut tenaga kerja, John Chen mengatakan bahwa negaranya sangat membutuhkan para pencari kerja profesional, memiliki kemampauan dan berdisiplin. Karena itu ia berharap, para pencari kerja asal Indonesia membekali diri dengan kemampuan dan keahlian. Agar mereka bisa diterima di pasar pencari kerja yang ada di Taiwan. [ian]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya