Berita

Hukum

Masa Penahanan Mantan Pejabat Bakamla Diperpanjang

SELASA, 10 JANUARI 2017 | 15:51 WIB | LAPORAN:

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan tersangka suap proyek monitoring satelit di Badan Keamanan Laut (Bakamla), Eko Susilo Hadi.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menjelaskan perpanjangan masa tahanan Eko untuk kepentingan penyidikan kasus dugaan suap proyek monitoring satelit di Bakamla. Mantan Deputi Informasi, Hukum dan Kerjasama Bakamla itu diperpanjang tahananya selama 40 hari ke depan.

"Diperpanjang penahanannya dari tanggal 4 Januari 2017 sampai 12 Februari 2017," ujarnya di Kantornya, jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (10/1).


Eko saat ini ditahan penyidik di Rumah Tahanan Polres Jakarta Pusat. Dia diduga menerima suap dari Dirut PT Merial Esa dan PT Melati Technofo Indonesia, Fahmi Darmawansyah serta anak buahnya Hardy Stefanus dan M. Adami Okta. Sementara Fahmi, Hardy dan Adami juga sudah ditahan penyidik KPK.

Kasus ini juga disidik oleh Puspom TNI. Atas pengambangan kasus, penyidik militer akhirnya menjerat Direktur Data dan Informasi Bakamla, Laksamana Pertama Bambang Udoyo sebagai tersangka.

Puspom TNI juga sempat menggeledah rumah Bambang. Dari sana, penyidik mengamankan 80 ribu dolar Singapura dan15 ribu dolar Amerika Serikat (AS), yang diduga masih berkaitan dengan suap proyek satelit monitor Bakamla. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Dokter Juga Manusia

Senin, 04 Mei 2026 | 06:21

May Day Beri Ruang Buruh Bersuara Tanpa Rasa Takut

Senin, 04 Mei 2026 | 06:06

Runway Menantang Zaman

Senin, 04 Mei 2026 | 05:41

Sukabumi Masih Dibayangi Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan

Senin, 04 Mei 2026 | 05:21

Sindiran Prabowo

Senin, 04 Mei 2026 | 05:07

Irwandi Yusuf Dirawat Intensif di Seoul hingga Juni

Senin, 04 Mei 2026 | 04:24

Permenaker 7/2026 Buka Celah Eksploitasi Buruh

Senin, 04 Mei 2026 | 04:18

Menteri AL AS Mundur Tanda Retaknya Mesin Perang Trump

Senin, 04 Mei 2026 | 04:03

Rakyat Kaltim Bersiap Demo Lagi

Senin, 04 Mei 2026 | 03:27

Rasanya Sulit Partai Ummat Pecat Amien Rais

Senin, 04 Mei 2026 | 03:19

Selengkapnya