Berita

Ilustrasi/Net

Hukum

Lompati Pagar, Seorang Simpatisan Kontra Ahok Diamankan Petugas

SELASA, 10 JANUARI 2017 | 11:13 WIB | LAPORAN:

Nekat lompati pagar Bumi Perkemahan (Buperta) Ragunan di Jalan RM Harsono, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, seorang peserta unjuk rasa dari kelompok kontra Ahok diamankan petugas, Selasa (10/1).

Pasalnya, jalur utama Jalan RM Harsono di depan gedung Auditorium D, Kementerian Pertanian (Kementan) diblokade total oleh petugas kepolisian dan pagar kawat.

"Gimana sih, Pak. Tadi ada yang boleh lewat. Kok saya nggak boleh," protes pria berkopiah hitam berkalung kain sarung motif kotak hijau itu.


Meski telah memasuki area Buperta, pria tersebut akhirnya digiring aparat Satuan Brigade Mobil (Brimob) Polda Metro Jaya (PMJ) keluar gerbang.

Beberapa meter sebelah kanan dari gerbang Buperta, terdapat portal menuju sebuah gang ke pemukiman warga.

Dari area itu, pria yang tidak diketahui identitasnya tersebut melompati pagar setinggi dua meter, pemisah antara pemukiman warga dengan Buperta.

"Tadi sih, bapak itu sudah dilarang lewat gerbang (Buperta). Tahu-tahu dia lompat pagar pembatas, tapi ketahuan. Akhirnya ditangkap," tutur salah satu saksi, Edi.

Seperti diketahui, kedua massa pro dan kontra Ahok dipisah kawat berduri sebagai langkah preventif terjadinya kericuhan.

Seratus meter dari persimpangan Kementan, terdapat massa pro Ahok yang berunjuk rasa. Mereka tergabung dari kelompok Barisan Relawan Basuki Djarot (Bara Badja) dan komunitas lainnya.

Di depan berjarak sekitar 500 meter, terdapat massa kontra Ahok yang yang tergabung dalam Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI gabungan komunitas lainnya.

Bagian tengah antara kedua kubu massa pro dan kontra Ahok itu, ratusan petugas kepolisian gabungan bersiaga dengan atribut lengkap. Rompi anti peluru, tameng, tongkat rotan dan karet, hingga gas air mata. Juga tampak alutsista jenis barracuda dan watercanon yang disiagakan tepat di depan gerbang utama Auditorium D.

Secara otomatis, jalur utama sepanjang Jalan utama RM Harsono ditutup total selama sidang perkara penodaan agama terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berlangsung.[wid]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Dokter Juga Manusia

Senin, 04 Mei 2026 | 06:21

May Day Beri Ruang Buruh Bersuara Tanpa Rasa Takut

Senin, 04 Mei 2026 | 06:06

Runway Menantang Zaman

Senin, 04 Mei 2026 | 05:41

Sukabumi Masih Dibayangi Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan

Senin, 04 Mei 2026 | 05:21

Sindiran Prabowo

Senin, 04 Mei 2026 | 05:07

Irwandi Yusuf Dirawat Intensif di Seoul hingga Juni

Senin, 04 Mei 2026 | 04:24

Permenaker 7/2026 Buka Celah Eksploitasi Buruh

Senin, 04 Mei 2026 | 04:18

Menteri AL AS Mundur Tanda Retaknya Mesin Perang Trump

Senin, 04 Mei 2026 | 04:03

Rakyat Kaltim Bersiap Demo Lagi

Senin, 04 Mei 2026 | 03:27

Rasanya Sulit Partai Ummat Pecat Amien Rais

Senin, 04 Mei 2026 | 03:19

Selengkapnya