Berita

Hukum

Pengunjung Sidang Ahok Dibatasi 80 Orang

SELASA, 10 JANUARI 2017 | 10:08 WIB | LAPORAN:

Para pengunjung yang ingin memasuki ruang sidang kasus dugaan penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dibatasi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, hal itu dilakukan karena kapasitas ruang sidang terbatas, yakni 80 orang.

Ruang sidang hanya sanggup menampung 80 orang.
Semua pengunjung yang masuk pun harus menggunakan ID khusus.

Semua pengunjung yang masuk pun harus menggunakan ID khusus.

"Ada (ID khusus) dari panitera itu yang kasih," jelasnya ketika ditemui di Komplek Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (10/1).

Para pengunjung yang masuk juga diatur di dalamnya. Dibagi dua untuk pro dan kontra Ahok tersendiri.

"Oh iya, ya separuh-separuh," ucapnya.

Senada dengan Argo, Kabid Humas Pengadilan Negeri Jakarta Utara Hasoloan Sianturi mempersilahkan semua masyarakat untuk menyaksikan langsung jalannya persidangan. Namun karena terbatasnya ruang sidang, masyarakat dimintanya untuk paham.

Tidak ada kita batasi pilih-pilih dari kelompok manapun. Tapi masyarakat juga harus mengerti kondisi di ruang sidang. Saya bisa mencontohkan begini, kalau sebuah mobil yang kapasitas tujuh orang, bagaimana kalau yang masuk 20-30 orang. Bukan hanya mobil yang bermasalah tapi orang yang masuk juga bisa sesak di dalam," urainya, memberi perumpamaan.[wid]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Dokter Juga Manusia

Senin, 04 Mei 2026 | 06:21

May Day Beri Ruang Buruh Bersuara Tanpa Rasa Takut

Senin, 04 Mei 2026 | 06:06

Runway Menantang Zaman

Senin, 04 Mei 2026 | 05:41

Sukabumi Masih Dibayangi Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan

Senin, 04 Mei 2026 | 05:21

Sindiran Prabowo

Senin, 04 Mei 2026 | 05:07

Irwandi Yusuf Dirawat Intensif di Seoul hingga Juni

Senin, 04 Mei 2026 | 04:24

Permenaker 7/2026 Buka Celah Eksploitasi Buruh

Senin, 04 Mei 2026 | 04:18

Menteri AL AS Mundur Tanda Retaknya Mesin Perang Trump

Senin, 04 Mei 2026 | 04:03

Rakyat Kaltim Bersiap Demo Lagi

Senin, 04 Mei 2026 | 03:27

Rasanya Sulit Partai Ummat Pecat Amien Rais

Senin, 04 Mei 2026 | 03:19

Selengkapnya