Berita

Politik

Relawan Ahok-Djarot: Kami Kampanye Dewasa, Nggak Kampungan

MINGGU, 08 JANUARI 2017 | 14:55 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Upaya menghadang kampanye pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat disindir sebagai upaya kelompok yang belum siap kalah dalam Pilkada Jakarta 2017.

Begitu kata Ketua Relawan Matahari Jakarta (RMJ) Supriadi Djae dalam keterangan tertulisnya kepada redaksi, Minggu (8/1).

"Penghadangan kampanye hingga pengeroyokan kepada timses Ahok-Djarot menunjukkan ada pihak yang takut kalah. RMJ sangat menyesalkan tingkah tak terpuji itu," ujar Ketua Relawan Matahari Jakarta (RMJ), Supriadi Djae dalam keterangan tertulisnya kepada redaksi, Minggu (8/1).


Sudja, begitu mantan Ketua DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) itu disapa, mengatakan bahwa hal ini berbanding terbalik dengan gaya kampanye petahana. Menurutnya, tim pemenangan pasangan Ahok-Djarot tidak pernah ‎menghadang calon lain untuk berkampanye karena itu hak yang diatur dalam konstitusi.

"Bahkan pasangan Ahok-Djarot tidak mengotori lingkungan dengan memasang spanduk, stiker, atau alat peraga lain. Kita kampanye dewasa, siap menang, siap kalah, nggak kampungan," sambung mantan aktivis Pemuda Muhammadiyah itu.

Lebih lanjut, Sudja mengajak seluruh elemen ‎yang terlibat dalam Pilgub DKI untuk bisa sportif dalam bertanding.

"Jangan pakai cara bodoh, apalagi barbar. Masyarakat Jakarta adalah masyarakat yang cerdas dan melek politik. Jadi sudahi cara barbar kampungan itu," ketus Sudja.

Relawan Matahari Jakarta adalah kumpulan aktivis Muhammadiyah yang pada Pilgub DKI 2017 menyatakan untuk mendukung petahana kembali melanjutkan program yang manfaatnya telah dirasakan masyarakat Jakarta.[wid]



Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya