Berita

Politik

Pesawat CN-235 Akhirnya Tiba Di Senegal

MINGGU, 08 JANUARI 2017 | 01:10 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

RMOL. Setelah menempuh perjalanan panjang selama 11 (sebelas) hari dengan jarak lebih dari 16.000 km, pesawat CN-235 220M Multi Purpose produksi P.T Dirgantara Indonesia (PT. DI) akhirnya tiba di Pusat Airforce Senegal, Dakar.

Pesawat kedua pesanan Pemerintah Senegal yang telah lama ditunggu-tunggu sejak Oktober 2016, tiba bersama 15 crew WNI yang terdiri dari 4 (empat) pilot, dimana salah satunya adalah WN Senegal, 1 (satu) flight test engineer dan (sepuluh) mechanic.  

Kedatangan pesawat yang dipiloti Kapten Esther Gayatri Saleh tersebut disambut Dubes RI Dakar Mansyur Pangeran beserta Staf; Jenderal Birame Diop, Chief of Senegalese Air Force / KSAU Senegal beserta jajaranya; Mr. Pierre Baudechon, Regional Manager AD Trade Belgium bersama jajarannya; dan perwakilan dari PT. DI serta Indonesian Military Airworthiness Authority (IMAA) yang sehari sebelumnya telah tiba di Dakar.
 

 
KSAU Senegal Jenderal Birame Diop sangat senang dengan datangnya pesawat CN-235 tersebut yang telah lama ditunggu untuk memperkuat armada angkatan udaranya. KSAU juga menyampaikan kesan baiknya selama kunjungannya ke Indonesia dalam rangka menghadiri serah terima pesawat dari PT. DI kepada AD Trade Belgium, dan pelepasan ferry flight CN-235 dari Bandung tanggal 27 Desember 2016. Dalam kesempatan tersebut, KSAU Senegal juga berkesempatan bertemu dengan KSAU RI atas fasilitasi KBRI Dakar.   

Dubes Mansyur Pangeran, sebagaimana kepada keterangan redaksi (Sabtu, 7/1), mengatakan kedatangan pesawat CN-235 ini di Dakar merupakan kebanggaan sebagai hasil karya anak bangsa Indonesia yang menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia mampu memproduksi dan bersaing di bidang teklogi kedirgantaraan dengan negara-negara maju lainnya.
 
Dubes Mansyur menegaskan dengan kedatangan CN-235 tersebut dapat dijadikan contoh soal dalam mempromosikan produk PT.DI tersebut ke 7 (tujuh) negara-negara rangkapan KBRI Dakar lainnya yaitu Gambia, Guinea, Guinea Bissau, Mali, Cote Ivoire/Pantai Gading, Sierra Leone dan Cabo Verde. Rencananya Senegal akan membeli 1 (satu) lagi pesawat CN-235 yang akan digunakan untuk kepentingan armada Angkatan Lautnya yang direncanakan sesuai jadwal akan tiba di Dakar tahun 2018. [ysa]


 

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Prabowo-Pramono Pasangan Kuat Luar Dalam

Sabtu, 04 April 2026 | 06:08

Ancaman Cuaca Ekstrem dan Air Bersih Warga

Sabtu, 04 April 2026 | 05:40

Batas ‘Scroll’ Anak

Sabtu, 04 April 2026 | 05:14

Jangan Keliru Pahami Langkah Prabowo soal Kunjungan ke Luar Negeri

Sabtu, 04 April 2026 | 05:12

Vicky Mundur dari Polisi, Kasus yang Ditangani juga Ikutan Mundur

Sabtu, 04 April 2026 | 04:38

Satu Orang Tewas Imbas Kecelakaan Beruntun di Tol Solo-Semarang

Sabtu, 04 April 2026 | 04:03

Negara Harus Tegas atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI

Sabtu, 04 April 2026 | 04:00

Mobil Tertimpa Pohon Tumbang di Bandung, Sopir Tewas

Sabtu, 04 April 2026 | 03:38

IAW Peringatkan Potensi Kebocoran Lebih Besar di Bea Cukai

Sabtu, 04 April 2026 | 03:26

Dedi Mulyadi Lunasi Tunggakan Gaji Pegawai Bandung Zoo

Sabtu, 04 April 2026 | 03:03

Selengkapnya