Berita

Iu Rusliana/Net

Nusantara

Pemuda Muhammadiyah Jabar Gelorakan Gerakan Kembali Ke Masjid

SABTU, 07 JANUARI 2017 | 23:34 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Kaum muda Muslim hendaknya membangun karakter beragama yang moderat (washatiyyah), yang autentik dari sisi pikir, zikir dan amal. Autentisitas beragama itu ditandai dengan kekukuhan pada tauhid, taat menjalankan ibadah wajib dan sunnah, bermasyarakat dengan baik dan menebar manfaat dengan berbagai amal usahanya, toleran kepada agama lain, memiliki integritas, terbuka dengan kebenaran, mengembangkan ilmu pengetahuan untuk masa depan kemanusiaan dan menjauhi jalan kekerasan.

Dalam suasana keberagamaan yang menjurus ke arah konflik di antara kelompok radikal dan liberal, jalan moderat adalah solusinya. Moderat itu bukan berarti tidak bersikap. Lembut dan berdamai dengan siapapun, namun tetap waspada dan tegas, bahkan siap berjuang dengan nyawa bilamana terjadi invasi dan aneksasi pada kedaulatan negeri ini,” kata Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jawa Barat, Iu Rusliana.

Untuk menjadi Muslim sejati, lanjutnya, adalah Al-Quran dan sunnah sebagai panduan utama. Selain itu, mempelajari dan menjalankan pedoman ber-Muhammadiyah seperti dalam Matan Keyakinan dan Cita-cita Hidup, Pedoman Hidup Islami dan panduan lainnya yang telah diputuskan organisasi.


Autentik itu artinya dapat dipercaya, tulen dan sah. Muhammadiyah ada, salah satunya untuk menghilangkan anasir takhayul bid’ah dan khurafat yang merusak keautentikan beragama,” kata Iu, saat memberikan arahan pada Musyawarah Daerah Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Sukabumi, di kampus Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Kota Sukabumi, Sabtu (07/1).

Sikap tersebut, lanjut Iu Rusliana, terefleksi juga dalam hubungan antar umat beragama. Dosen Aqidah dan Filsafat Islam UIN Bandung itu pun meminta agar kader muda Muhammadiyah Jabar mengembangkan semangat toleransi yang benar.

Mohon maaf ya, sekarang ini makna toleransi dipahami salah kaprah. Toleransi disempitkan sekedar ikut merayakan keberagamaan dan mengucapkan selamat dalam perayaan agama lain, atau ikut serta menjaga rumah ibadah agama lain. Padahal itu kan tugas polisi,” tandasnya.

Iu Rusliana menegaskan, sikap beragama yang autentik akan membawa pada kekukuhan, istiqomah, arah kiblatnya lurus, tidak berubah haluan hanya karena godaan harta dan jabatan.

Kita sedih, lihat banyak anak muda yang karena kepentingan tertentu, membabibuta bersikap, tidak peduli dengan kepentingan umat,” tegasnya.

Oleh karena itu, Iu Rusliana mengimbau agar kader Pemuda Muhammadiyah di daerah kembali bergerak ke masjid dengan mengaji dan memenuhi menjaga shalat berjamaah.

Kami di PWPM Jabar bersama NA, IMM dan IPM dan Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammadiyah Kota Bandung menyelenggarakan Majelis Rabuan sebagai bentuk aksi jihad pemikiran, menguatkan gagasan dan kecerdasan pemikiran kaum muda Muslim. Sementara malam harinya, ada ngaji bareng AMM bersama Badan Ta’mir Masjid Raya Mujahidin, dengan bersama-sama belajar kitab Riyadhussolihin,” jelasnya. [ysa]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

BKSAP DPR Dukung Menlu Arrmanatha Perkuat Diplomasi Bebas Aktif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:26

Korea Utara Uji Coba Rudal Berteknologi AI, Terbang Sejauh 1.000 Km

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:10

Kuota Internet Kok Masih Hangus? Ini Penjelasan Komdigi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:01

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal di Tengah Belanja Negara Rp4.106 Triliun

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:53

RUU Migas Ditargetkan Rampung 22 Oktober, DPR Ingatkan Pembahasan Harus Cermat

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:13

Kemenko PM Dorong Kolaborasi Dunia Usaha untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09

Rangkap Jabatan Bahlil Harus Dimaksimalkan untuk Selaraskan Kebijakan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05

KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:36

Sequis Life Digugat Rp1,27 Miliar ke PN Jakarta Selatan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:28

AS Usir Dua Delegasi Iran Setelah Sidang Umum PBB

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:17

Selengkapnya