Berita

Farouk Muhammad/net

Politik

Kebijakan Pemerintah Tidak Tepat Dalam Kondisi Ekonomi Yang Buruk

SABTU, 07 JANUARI 2017 | 07:00 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Wakil Ketua DPD RI, Farouk Muhammad, menyorot tajam tiga kebijakan pemerintah yang dikeluarkan di awal tahun 2017.

Tiga kebijakan itu adalah; kenaikan harga BBM non subsidi jenis Pertamax Series, Pertalite dan Dexlite sebesar Rp 300 per liter. Kemudian, kenaikan harga tarif listrik untuk daya 900 VA. Ketiga, kenaikan jenis dan tarif PNBP Polri yang meliputi pengurusan STNK dan BPKB.

Farouk mengatakan, dirinya dapat memahami kondisi penerimaan negara yang tidak mencapai target dalam dua tahun terakhir. Tetapi mengeluarkan kebijakan menaikkan biaya dan harga secara berlipat ganda pasti akan memberatkan masyarakat. Apalagi yang menyangkut kepentingan mendasar seperti tarif listrik dan BBM.


"Itu merupakan kebijakan yang kurang tepat dalam kondisi perekonomian yang belum membaik," kata Faraouk Muhammad dalam keterangan pers.

Lebih jauh ia menjelaskan, tiga kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah di awal tahun ini masih memungkinkan untuk dievaluasi dan dikaji ulang, terutama kebijakan yang dalam bentuk Peraturan Pemerintah (PP).

"Sebaiknya setiap kebijakan Pemerintah pada level Peraturan Pemerintah (PP) yang berdampak pada pembebanan rakyat sepanjang belum secara eksplisit diamanatkan oleh suatu Undang-Undang (UU) dikonsultasikan terlebih dahulu dengan DPR dan DPD," saran Guru Besar Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) itu. [ald]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya