Berita

Politik

PPNA Dan MPI Muhammadiyah Siap Bikin Taman Baca Nasyiah

SABTU, 07 JANUARI 2017 | 00:45 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (PPNA), yang merupakan organisasi otonom di tubuh Muhammadiyah, memiliki banyak agenda dan program untuk tahun 2017. Dengan tagline perempuan muda yang berkemajuan, sasaran utama program Nasyiah adalah perempuan muda dan anak-anak.

Demikian disampaikan Ketua Umum PPNA, Diyah Puspitarini, dalam keterangan kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu (Sabtu, 7/1).

Menurut Dyah, beberapa program kerja PPNA pun bersinggungan dengan program kerja Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Karena itu, awal pekan lalu, PPNA melaksanakan audiensi ke lembaga dan majelis tingkat pimpinan pusat Muhammadiyah dan Aisyiyah.


"Audiensi ini dilaksanakan untuk saling bertukar informasi terkait program kerja masing-masing lembaga dan majelis," kata Dyah.

Bersama Departemen Pendidikan dan departemen Komunikasi, Informasi dan Kehumasan (Kominmas), PPNA sudah melaksanakan audiensi ke MPI PP Muhammadiyah yang bertempat di Ruang Sidang Gedung Dakwah Muhammadiyah KH Dahlan di Yogyakarta.

Dalam kesempatan itu, Ketua MPI Muchlas memberikan apresiasi yang baik atas keinginan PPNA untuk berkolaborasi dengan MPI terkait program kerja yang berisnggungan.

"Beberapa lembaga, majelis dan ortom terkadang tidak menyadari bahwa sebuah kegiatan dapat dilaksanakan bersama, dalam hal ini justru akan mempermudah tercapainya tujuan," jelasnya.

Berkaitan dengan keingina Nasyiah untuk mendirikan taman pustaka, Muchlas menambahkan, MPI telah memiliki sistem dan kerangka untuk pendirian taman bacaan, sehingga PPNA dapat menggunakan sistem yang telah dimiliki oleh MPI.

Dafid Efendi, Sekretaris Bidang Kearsipan dan Pustaka MPI mendukung penuh program Nasyiah untuk mendirikan taman pustaka. MPI yang secara struktural ada sampai tingkat cabang bahkan ranting, tetap memerlukan bantuan ortom untuk dapat melaksanakan programnya, dan dalam hal ini PPNA memiliki SDM yang memadai untuk melaksanakan program tersebut.

"Hasil dari audiensi ini akan ditindaklanjuti dengan MoU kerjasama program  meliputi pelatihan jurnalistik, pendirian taman pustaka atau taman baca Nasyiah dan pendidikan literasi media," demikian Dyah. [ysa]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya