Berita

Politik

Kecelakaan Kapal Halangi Keinginan Jadi Poros Maritim Dunia

SENIN, 02 JANUARI 2017 | 10:53 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Terbakarnya Kapal Zahro Expres menjadi duka di tengah perayaan tahun baru yang tengah berlangsung. Tentu saja hal ini harus menjadi evaluasi bagi seluruh pihak yang berhubungan dengan kejadian tersebut.

"Selain dalam hal teknis maupun non teknis pemerintah perlu untuk memiliki logistik pendukung yang cukup representatif agar ke depan jika terjadi kejadian serupa dapat ditanggulangi dengan cepat. Jika dilihat dalam video rekaman amatir yang tersebar di internet ketika kapal terbakar tidak ada tim yang langsung turun dengan cepat dan memberikan pertolongan pertama," kata Sekjen Asosiasi Pemuda Maritim Indonesia (APMI), Ahlan Zulfakhri, dalam keterangan beberapa saat lalu 9Senin, 2/1).

Dalam upaya preventif agar ke depan kejadian serupa, smabungnya, Indonesia membtuhkan kapal pemadam yang cukup representatif. Hal itu bukan tanpa alasan, dalam catatan yang dimiliki bahwa terdapat 51 terbakar dari 439 kecelakaan yang terjadi di laut.


"Hal ini tentunya menjadi pertimbangan pemerintah untuk dapat mengambil sikap secara taktis agar kedepan kejadian serupa dapat di tanggulangi dengan cepat," jelasnya.

Selain itu, sambungnya, diperlukan juga kapal cepat yang berada di masing-masing pelabuhan yang berfungsi debagai kapal penyelamat. Hal ini menjadi penting karena tingkat kecelakaan kapal di indonesia cukup tinggi.

"Harapannya pemerintah dapat segera mempertimbangkan hal ini mengingat indonesia sedang berjalan menuju poros maritim dunia, namun kecelakaan kapal kerap terjadi tanpa penanggulangan yang representatif,' ungkapnya. [ysa]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya