Berita

Dahnil Anzar Simanjuntak

Rumah Kaca

Pemburu Ridha Allah

SENIN, 02 JANUARI 2017 | 00:27 WIB | OLEH: DAHNIL ANZAR SIMANJUNTAK

KEMBANG api menyerang langit. Gemerlap Pesta, mengganggu sunyi kontemplasi tentang diri.

Pesta penuh cahaya gemerlap dan terang kembang api seolah menyerang Tuhan yang mendesain gelap. Sehingga, sunyi tak lagi tentang kontemplasi diri. Tetapi dirampas menjadi pesta melupakan masa lalu dengan kegembiraan penuh keriuhan.

Sejenak lupa. Tapi, kembali hadir ketika pesta selesai. Dan, akhirnya semuanya menjadi rutinitas biasa, miskin makna, waktu berganti seperti biasa. Pergi bak angin.


Berlalu bak arus aliran sungai yang airnya berganti tak pernah kembali.

Puisi bisa menertawakan masa lalu. Meneropong masa depan dengan bait indah yang tak selalu harus rapi seperti militer berbaris, karena puisi tentang kebebasan makna.

Puisi tentang "dumelan" hati yang senang dan gelisah sekaligus.

Masa lalu pergi, seiring kemudian datang waktu baru. Masa depan datang, seiring dengan cita akan hidup yang penuh harapan.

Janji pernah terucap di tengah malam dalam tangis berkawan sajadah. Janji yang pasti menuntut sepanjang sejarah. Janji itu yang menguatkan hati menggapai Ridha Allah.

Janji di tengah malam dalam tangis berkawan sajadah. Janji yang membangun Jalan menuju jihad penuh berkah.

Janji tentang merawat akhlak, janji tentang membela kehormatan agama dan bangsa. Janji tentang hidup yang hanya diberikan untuk kemuliaan agama Allah. Demi Ridha Allah.

Janji yang tak berani dikhianati karena tahta dan emas yang miskin Ridha Allah. Tengah malam penuh tangis berkawan sajadah adalah sejarah. Sejarah dimulainya hidup sang pemburu ridha Allah. [***]

Pinang, 01 Januari 2017.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya