Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Gempa 6,6 SR Guncang NTT, NTB Dan Bali

JUMAT, 30 DESEMBER 2016 | 07:13 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Gempa dengan kekuatan 6,6 skala richter (SR) mengguncang masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Bali.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa Mag: 6.6 SR, telah terjadi pukul 05.30 WIB, Jumat (30/12). Hipocenter pada koordinat 9.37 LS,118.63 BT (59 km Barat Laut Sumbawa Barat Daya Provinsi NTT) dengan kedalaman 91 km.

"Gempa tidak berpotensi tsunami. Sumber gempa berasal dari subduksi pertemuan lempang Hindia Australia dan Eurasia," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho.


Posko BNPB telah mengkonfirmasi dampak gempa. Gempa dirasakan sedang hingga kuat di Kota Bima, Sumbawa, Sumbawa Barat, Praya, Lombok, Kota Mataram hingga Bali.

Intensitas dan lama gempa dirasakan antara lain. Gempa ini dirasakan cukup kuat di Sumba Barat Daya selama ± 5 detik, masyarakat sempat panik, belum ada laporan dampak; gempa dirasakan cukup kuat di Sumba Barat selama± 5 detik, belum ada laporan dampak; dirasakan cukup kuat di Sumbawa Barat selama ± 3 detik; dirasakan sedang di Kota Mataram selama ±5 detik; dirasakan di Kab. Dompu selama 5 detik, masyarakat panik; dirasakan sedang di sebagian besar wilayah Bali selama sekitar 5 detik. Masyarakat ke luar rumah.

Jelas Utopo, gempat tersebut membuat masyarakat panik dan berhamburan ke luar rumah.

"Aparat dan masyarakat yang sedang melakukan penanganan darurat pasca banjir di Kota Bima juga merasakan guncangan cukup keras dan berhamburan ke luar bangunan dan rumah. Pasien di keluarkan dari bangunan," imbuhnya.

Berdasarkan analisis BMKG dari peta gempa dirasakan di Kuta Bali II SIG-BMKG (3 MMI), Gianyar II SIG-BMKG (3 MMI), Mataram II SIG-BMKG (3 MMI). Artinya intensitasnya ringan hingga sedang.

"Dengan kondisi seperti ini bangunan masih kuat menahan gempa. Jikapun ada kerusakan tidak rusak berat. Umumnya bangunan akan roboh dan rusak berat jika merasakan gempa dengan intensitas gempa dirasakan V-VII MMI," tukas Sutopo. [rus]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya