Berita

Politik

Bagaimana Mau Menginspirasi Rakyat, Pemerintah Sendiri Bikin Gaduh

KAMIS, 29 DESEMBER 2016 | 10:59 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Berbagai kegaduhan yang terjadi sepanjang tahun 2016 begitu banyak menguras energi bangsa. Kegaduhan ini juga tidak hanya mengganggu fokus masyarakat memenuhi kebutuhan hidupnya tetapi juga akan memudahkan bangsa ini dilemahkan oleh berbagai kekuatan yang tidak ingin negara ini menjadi besar, religius, berbudaya dan maju.

Demikian disampaikan  Wakil Ketua Komite III DPD Fahira Idris. Di antara kegaduhan itu, ungkap Fahira, adalah rekaman soal saham freeport; pengangkatan menteri yang kewarganegaraannya menjadi polemik; kebijakan full day school; dugaan penistaan agama oleh seorang pejabat publik; dan kelambatan merespon isu serbuan TKA Ilegal.

"Kalau kita saling menyalahkan tidak akan ada habisnya. Cobalah masing-masing elemen bangsa evaluasi diri ‘sumbangan kegaduhan’ apa yang sudah kita berikan selama 2016 ini agar bisa diperbaiki dan tidak terjadi lagi pada 2017," kata Fahira dalam keterangan beberapa saat lalu (Kamis, 29/12).


Dari semua elemen yang ada di negeri ini, Fahira mengharapkan Pemerintah yang merupakan elemen utama bangsa ini, bisa memberikan inspirasi kepada seluruh anak bangsa lainnya agar bersama-sama bergerak mewujudkan masyarakat berakhlak mulia, bermoral, beretika, berbudaya, dan beradab berdasarkan falsafah Pancasila dengan memperkuat jati diri dan karakter bangsa sesuai visi pembangunan nasional yang telah ditetapkan pemerintahan Jokowi-JK dalam RPJMN 2015-2019.

"Kalau di internal pemerintahan sendiri sering gaduh, bagaimana mau menginspirasi rakyat. Makanya jika pemerintahan ini bisa menjaga wibawanya, saya yakin semua persoalan bangsa ini, satu persatu akan terurai," tukas Senator Jakarta ini.

Fahira mengingatkan, bahwa tugas besar Pemerintah yaitu membentuk manusia yang bertaqwa, mematuhi aturan hukum, memelihara kerukunan internal dan antarumat beragama, melaksanakan interaksi antarbudaya, mengembangkan modal sosial, menerapkan nilai-nilai luhur budaya bangsa, dan memiliki kebanggaan sebagai bangsa Indonesia sebagai landasan spiritual, moral, dan etika pembangunan bangsa, hanya bisa tercapai jika pemerintah bisa menggerakkan semua elemen bangsa. [ysa]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya