Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Nusantara

Jokowi Harus Turun Tangan Atasi Persoalan Semen Rembang

RABU, 28 DESEMBER 2016 | 11:03 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Arah isu penolakan Semen Rembang menjadi berbelok arah. Tak tertutup kemungkinan ada kepentingan politik individu lain terkait dukungan suara untuk pemilihan kepala daerah di masa mendatang, dengan cara menyerang Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

"Mengenai itu juga tidak bisa ditampik, ada pihak-pihak yang ingin popularitas, elektabilitas dan penerimaan Ganjar di masyarakat Jawa Tengah menurun dengan memanfaatkan situasi dan isu Semen Rembang," kata pengamat politik, TB Massa Djafar,

Massa menilai Presiden Joko Widodo perlu segera bersikap dan saling menguatkan dengan Ganjar. Presiden harus mempertegas sikap politiknya bahwa kelanjutan Semen Rembang sebab membawa kesejahteraan masyarakat dan kepentingan industri nasional.


"Presiden memposisikan tidak ada kaitan apapun di balik beroperasi dan berlangsungnya Semen Rembang. Seluruh proses sudah selesai dan memenuhi persyaratan. Jadi misalnya kajian tata ruang dan wilayahnya sudah selesai, analisa dampak ekonominya. Semua harus bersih," ucap Massa.

Massa menegaskan Ganjar Pranowo tidak perlu khawatir dan gentar dengan semakin maraknya aksi penolakan pabrik Semen Indonesia di Rembang (Semen Rembang), Jawa Tengah. [ysa]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Kejagung Periksa PNS Pemprov Banten terkait Korupsi MBG

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:17

Ahli dari Polri Untungkan Febri Adriansyah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:03

Kinerja BUMD DKI Dituntut Lebih Terukur

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:53

Bayar Rp650 Juta tapi Gagal Lolos Kedokteran Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:41

KPK Bongkar Mahar Rp1,12 Miliar di Jalur Mandiri Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:29

Kiai Marsudi Dinilai Mampu Membangun Kemajuan NU Tanpa Kehilangan Jati Diri

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17

Rektor Unsoed Diduga Terima Gratifikasi Rp680 Juta Lewat Mulyono

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:46

Ahli Praperadilan Febrie Sebut TPPU Perlu Tindak Pidana Asal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:29

Sjafrie Terima Menhan China: Perkuat Kerja Sama Militer

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:16

Mantan Dirdik Jampidsus Jasman Panjaitan Beberkan Kesaksian terkait Febrie

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:05

Selengkapnya