Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Nusantara

Jokowi Harus Turun Tangan Atasi Persoalan Semen Rembang

RABU, 28 DESEMBER 2016 | 11:03 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Arah isu penolakan Semen Rembang menjadi berbelok arah. Tak tertutup kemungkinan ada kepentingan politik individu lain terkait dukungan suara untuk pemilihan kepala daerah di masa mendatang, dengan cara menyerang Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

"Mengenai itu juga tidak bisa ditampik, ada pihak-pihak yang ingin popularitas, elektabilitas dan penerimaan Ganjar di masyarakat Jawa Tengah menurun dengan memanfaatkan situasi dan isu Semen Rembang," kata pengamat politik, TB Massa Djafar,

Massa menilai Presiden Joko Widodo perlu segera bersikap dan saling menguatkan dengan Ganjar. Presiden harus mempertegas sikap politiknya bahwa kelanjutan Semen Rembang sebab membawa kesejahteraan masyarakat dan kepentingan industri nasional.


"Presiden memposisikan tidak ada kaitan apapun di balik beroperasi dan berlangsungnya Semen Rembang. Seluruh proses sudah selesai dan memenuhi persyaratan. Jadi misalnya kajian tata ruang dan wilayahnya sudah selesai, analisa dampak ekonominya. Semua harus bersih," ucap Massa.

Massa menegaskan Ganjar Pranowo tidak perlu khawatir dan gentar dengan semakin maraknya aksi penolakan pabrik Semen Indonesia di Rembang (Semen Rembang), Jawa Tengah. [ysa]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Sidang 6 Agustus Bukan Kemenangan yang Dianulir

Jumat, 31 Juli 2026 | 04:05

Jakarta Libatkan Kawasan Aglomerasi dalam Lestarikan Budaya Betawi

Jumat, 31 Juli 2026 | 04:01

Pengurangan Timbulan Sampah Plastik Bisa Dimulai dari Pasar Tradisional

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:44

Timnas Garuda Bidik Tiga Poin dari Timor Leste

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:17

Hariman hingga Bursah Zarnubi Ramaikan Peluncuran Enam Buku Isti Nugroho

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:00

Wakapolri-Wamenhut Konsolidasi Hadapi El Nino dan Karhutla

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:23

Pembunuh Perempuan di Kamar Kos di Grogol Petamburan Dibekuk

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:13

Fahira Idris Sodorkan Tujuh Rekomendasi Bangun Jakarta

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:02

Kawasan Transmigrasi Harus Punya Daya Tarik Investasi

Jumat, 31 Juli 2026 | 01:39

Peluncuran Enam Buku

Jumat, 31 Juli 2026 | 01:28

Selengkapnya