Berita

Presiden Jokowi/Net

Nusantara

Jokowi Sesalkan Mahalnya Tarif Listrik

RABU, 28 DESEMBER 2016 | 10:37 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden Jokowi menyesalkan mahalnya biaya listrik di Indonesia. Dia membeberkan penyebab masyarakat sulit mendapatkan tarif murah pemakaian listrik.

"Kenapa harga listrik kita mahal? Karena terlalu banyak beban-beban biaya yang sebetulnya tidak perlu," kata Jokowi di selasa-sela kunjungan kerja di Minahasa, Sulawesi Utara, Selasa (27/12).

Selain itu, sambung Jokowi, mahalnya tarif listrik juga disebabkan terlalu banyaknya makelar dalam proyek. "Terlalu banyak orang di tengah, terlalu banyak yang makelari," ucapnya.


Dengan mendarahdagingnya kebiasaan tersebut, mantan Gubernur DKI Jakarta itu memprediksi Indonesia rentan digilas negara lain. Pasalnya, tarif listrik di negara lain sangat murah.

Padahal, banyak industri kecil maupun besar yang sangat bergantung pada ramahnya harga listrik. Jokowi lalu memberikan perbandingan tarif listrik di negara lain dengan Indonesia.

"PLTA di Serawak harganya hanya dua sen cek nanti benar nggak. Di kita tujuh sen. Tenaga surya di Uni Emirat Arab di sana harganya 2,9 sen, di kita 14 sen. Padahal, air kita melimpah, sungai kita melimpah," sesal Kepala Negara.

Oleh karena itu, Jokowi menegaskan agar ada upaya efisiensi demi menekan harga listrik yang gemar merobek saku rakyat.

"Sekarang kita blak-blakan saja, negara kita perlu efisiensi di semua lini, kalau tidak, kita akan digilas oleh kompetisi, oleh persaingan antar negara," tukasnya seperti dikabarkan JPNN. [rus]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya