Berita

Nusantara

Ketua MPR: Pembangunan Di Batam Harus Memperhatikan Lingkungan dan Tata Ruang

SELASA, 27 DESEMBER 2016 | 22:29 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Ketua MPR Zulkifli Hasan menekankan pentingnya perhatian pada lingkungan dan pemanfaatan tata ruang sesuai peruntukan dalam melakukan pembangunan dan perubahan di Pulau Batam. Perhatian pada lingkungan dan tata ruang itu penting karena luas Pulau Batam yang kurang dari 100 ribu hektare.

Hal itu disampaikan Zulkifli usai mendapat paparan dari Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) Hatanto Reksodiputro di Kantor BP Batam, Batam Center, Selasa (27/12). Dia berkunjung ke BP Batam usai membuka Musyawarah Nasional VI Syabab Hidayatullah di Pondok Pesantren Hidayatullah Batam.

"Kalau tidak memperhatikan lingkungan dan tata ruang tentu akan mengancam kehidupan masyarakat di Pulau Batam," ucapnya.


Menurut Zulkifli, luas Pulau Batam kurang dari 100 ribu hektare. Sebagai mantan Menteri Kehutanan, Zulkifli mengaku mengetahui persoalan yang berkaitan dengan lingkungan. "Pengelolaan (pembangunan) harus sesuai dengan apa yang sudah direncanakan karena Pulau Batam adalah pulau kecil yang luasnya kurang dari 100 ribu hektare," katanya.

Karena itu, lanjut Zulkifli, pengelolaan Pulau Batam perlu memperhatikan lingkungan dan tata ruang yang sudah diatur dan dirancang sedemikian rupa. Kalau tidak tentu akan mengancam masyarakat yang hidup di pulau ini.

"Pertama adalah lingkungan. Kedua soal ketersediaan air. Ketiga, alokasi daerah atau kawasan, apakah untuk pemukiman atau peruntukan lainnya karena pulaunya kecil," jelas Zulkifli.

Ketua MPR mendukung sepenuhnya langkah Kepala BP Batam untuk terus melakukan perubahan meskipun akan menghadapi tantangan karena setiap perubahan pasti ada tantangannya. Banyak masalah di Pulau Batam ini yang harus diselesaikan.

"Saya mendukung dan berharap Kepala BP Batam Hatanto Reksodiputro istiqomah, kuat dan mampu bersama teman-teman yang lain untuk menjadikan Batam yang lebih baik. Perubahan di Batam adalah untuk kebaikan bersama," pungkasnya. [zul]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya