Berita

Pengurus DPP AMPI/Net

Politik

AMPI: Perayaan Natal Nasional Di Tondano Bukti Toleransi Ciri Khas Bangsa

SELASA, 27 DESEMBER 2016 | 22:12 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) turut menjadi bagian dari perwakilan unsur kepemudaan bangsa yang hadir meramaikan acara Natal Nasional di Gedung Wale ne Tou, Tondano, Sulawesi Utara, Selasa (27/12). Acara ini merupakan perayaan Hari Natal terbesar di Indonesia.

Sekjen DPP AMPI Akbar Andi Laluasa mengatakan bahwa acara perayaan Natal Nasional yang juga dihadiri oleh Jokowi dan sejumlah tokoh nasional lain tersebut merupakan bukti bahwa toleransi dan kerukunan antar umat beragama merupakan ciri khas dari kultur bangsa Indonesia.

"Ini menjadi kebanggaan kami juga. Karena AMPI dapat mewakili unsur kepemudaan nasional menghadiri kegiatan perayaan Natal Nasional," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi.


Acara yang dihadiri puluhan ribu warga Tondano ini merupakan yang pertama kali digelar di Sulawesi Utara. Dalam sambutannya, Gubernur Sulut Olly Dondokambey bahkan mengatakan bahwa setelah 71 tahun Indonesia merdeka, baru kali ini Sulut didaulat jadi tuan rumah perayaan Natal Nasional.

"Semoga menjadi berkat bagi warga Sulut. Ini juga kehormatan yang begitu besar bagi warga Sulut," ujar politisi PDIP itu.

Selain dihadiri oleh Presiden Jokowi, perayaan Natal Nasional ini juga turut dihadiri berbagai tokoh nasional seperti Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri, Menko Maritim Luhut Pandjaitan, Mendagri Tjahjo Kumolo, Menteri ESDM Ignatius Jonan, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Sementara dari DPP AMPI yang turut hadir dalam acara ini antara lain Ketua DPP AMPI Laode M Novianto dan Wakil Bendahara Umum Ryan Savero. [ian]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya