Prita Kemal Gani/Net
Prita Kemal Gani/Net
Dijabarkan Prita, upaya ini dilatari sebuah kenyataan bahwa orang-orang berkebutuhan khusus, khususnya penyandang autis yang sudah dewasa mengalami kesulitan untuk mendapatkan tempat bersekolah. Mereka dianggap tidak memiliki kesempatan untuk bersosialisasi.
"Untuk itu, LSPR menyiapkan tempat yang mana orang-orang berkebutuhan khusus, khususnya autisme, diberikan tempat atau kelas yang berbeda dengan temannya normal. Tapi dalam waktu tertentu bisa diintegrasikan, seperti kelas komputer, performing arts, dan kelas-kelas praktik lain," ujar Prita menjelaskan mengenai perguruan tinggi inklusi LSPR kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Selasa (27/12).
Populer
Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59
Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09
Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55
UPDATE
Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16
Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02
Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46
Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26
Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42
Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16
Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14
Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46
Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35
Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24