Berita

Merintis Jalan Kebudayaan Adalah Kembali Pada Pancasila

SELASA, 27 DESEMBER 2016 | 14:44 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menghadiri Malam Anugerah Federasi Theater Indonesia (FTI) IX Tahun 2016 di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Senin malam (26/12).

Dalam kesempatan menyampaikan pidato kebudayaan, Zulkifli mengingatkan bahwa kebudayaan adalah jalan membangun peradaban

"Kita terlalu lama menjadikan politik sebagai panglima sehingga lupa bahwa justru budaya adalah jalan membangun peradaban," ungkapnya.


Politik yang riuh, kata Zulkifli, telah membuat kita lupa merintis jalan kebudayaan. Politik telah mereduksi makna strategi kebudayaan hanya pada persoalan kesenian dan tradisi.

"Budaya harus dipahami dalam makna yang luas yakni nilai-nilai luhur keindonesiaan kita. Nilai-nilai saling menghormati perbedaan, saling menjaga kerukunan, respek satu dengan yang lain dalam keberagaman," ujar Zulkifli.

Ia mengingatkan bahwa dalam konsep trisakti Bung Karno sudah tegaskan untuk mandiri di bidang ekonomi, berdaulat di bidang politik, dan berkepribadian di bidang kebudayaan.

"Melalui trisakti Bung Karno ingin bilang pada kita bahwa kemandirian dan kedaulatan tak berarti bila bangsa Indonesia tak punya kepribadian dalam budaya," ucap Zulkifli.

Menurutnya, kembali merintis jalan kebudayaan adalah kembali pada Pancasila, kembali menjadi manusia Indonesia yang disinari cahaya Illahi, memanusiakan manusia lainnya, ucapan dan tindakannya mempersatukan.

"Manusia yang demokratis dan mengedepankan musyawarah serta berkomitmen wujudkan keadilan sosial bagi seluruhnya. Singkatnya, manusia Indonesia yang Pancasilais," jelasnya.

Zulkifli berharap Federasi Theater Indonesia bisa hadirkan ide, gagasan dan karya yang merefleksikan nilai-nilai luhur keindonesiaan.

"Dari FTI harus lahir karya yang merawat semangat keindonesiaan kita dalam budaya yang berkepribadian. Seperti kata mantan Presiden Ceko Vaclav Havel, jika politik itu Kotor, biarlah puisi yang membersihkannya," tutup Zulkifli.

Hadir bersama Ketua MPR Zulkifli Hasan dalam acara tersebut, Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar, budayawan Radhar Panca Dahana, pengusah senior Ciputra, pengamat politik LIPI Siti Zuhro, Sys NS dan budayawan lainnya. [rus]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya