Berita

Zulkifli: Bebas Visa Tidak Jamin Jumlah Wisatawan Naik

SELASA, 27 DESEMBER 2016 | 08:40 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua MPR RI Zulkifli Hasan meminta kepada pemerintah agar mengevaluasi kebijakan bebas visa.

Menurutnya, bebas visa tidak serta merta menjamin kenaikan kuantitas wisatawan mancanegara (wisman) berkunjung ke Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan Zulkifli usai menjadi narasumber Sosialisasi Empat Pilar di Universitas Muhammadiyah Purworejo, Senin kemarin (26/12).


"Saya rasa naiknya kuantitas kunjungan wisman ke Indonesia bukan karena bebas visa. Kenaikan kuantitas wisman ke Indonesia adalah adanya rasa aman dan nyaman. Jika rasa aman terjamin, rasa nyaman terjamin dan fasilitas terjamin maka akan menaikan kuantitas wisman di Indonesia," ujarnya

Hal senada juga telah diungkapkan Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) dan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK). HNW dan JK seirama mendorong dan mendukung evaluasi kebijakan bebas visa.

JK berpendapat kebijakan tersebut bukan tanpa persoalan. Salah satunya penyalahgunaan izin tinggal, dengan dalih wisata.

"Jika tidak bermanfaat ya evaluasi saja," katanya.

HNW dalam kesempatan lain menekankan bahwa kebijakan bebas visa harus melihat asas resiprokal yakni timbali balik, kesetaraan dan rasa keadilan.

"Jika resiprokal tidak ada ya kebijakan itu akan banyak mudharatnya daripada manfaatnya lebih baik di evaluasi," tuturnya. [rus]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya