Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Percepat Penanganan Banjir Bima, MDMC Dan Lazismu Kembali Kirim 20 Relawan

MINGGU, 25 DESEMBER 2016 | 17:24 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Di hari kelima banjir bandang, sebanyak 20 relawan kembali dikirim tim Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dan Lazismu ke Kota Bima, NTB, Minggu (25/12).

Relawan yang berasal dari berbagai daerah seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, Dompu, dan Mataram ini dikirim untuk memperkuat posko Muhammadiyah yang telah beroperasi sejak kemarin (24/12) di RS PKU Muhammadiyah Bima.

Tim asistensi ini terdiri dari tim medis dan teknisi dari Jatim untuk memperbaiki sarana dan prasarana yang rusak akibat banjir, dua tim SAR Water Rescue dari Jatim dan Jateng beserta perahu karet untuk membantu evakuasi warga dari daerah daerah yang masih tergenang banjir, tim relawan dari Mataram yang membawa bahan logistik pangan dan perlengkapan dapur umum, serta tim asistensi pemulihan rumah sakit dari Jogja.


RS PKU Muhammadiyah Bima merupakan salah satu yang turut terdampak banjir di lantai dasar, sehingga hampir 95 persen layanan kesehatan di lantai tersebut tidak dapat berfungsi. Namun demikian, atas dukungan relawan dari Dompu, Mataram, dan Jatim pembersihan dan pengaktifan posko Penanggulangan Bencana di RS PKU Bima bisa segera dilaksanakan kemarin (24/12). Posko ini memiliki dua layanan utama yaitu layanan kesehatan dan dapur umum.

"Obat-obatan menjadi kebutuhan mendesak yang harus segera ada karena instalasi farmasi di RS PKU Bima terendam banjir,"ujar Wakil Direktur RS PKU Bima Imran Laukosy dalam keterangan tertulisnya.

Rencananya, besok Senin (26/12) MDMC NTB akan mengirimkan lagi sekitar 10 relawan untuk menggantikan tim relawan yang telah berangkat hari kamis lalu. [ian]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya