Berita

Oesman Sapta/Humas MPR

Pimpinan MPR: Persatuan Orang Minang Patut Ditiru

SABTU, 24 DESEMBER 2016 | 05:55 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta memiliki banyak bahan untuk menyanjung orang Minang. Menurut Oso, masyarakat Minang adalah kelompok yang gemar bersatu, dan tidak suka terpecah belah.

Buktinya, persatuan orang Minang di Jakarta memiliki anggota hingga 2 juta jiwa. Mereka selalu akur, dan memiliki rasa persatuan yang besar.

Karena itu menurut Oso, dirinya merasa bangga menjadi bagian dari keluarga besar Minangkabau. Apalagi, leluhurnya adalah bagian dari orang-orang Minang yang ikut berjuang bagi bangsa dan negara. Dan rela mati untuk memperjuangkan kemerdekaan.


Pernyataan itu disampaikan Oso saat membuka sosialisasi Empat Pilar MPR bagi peserta Musyawarah Besar VI Gebu Minang, acara tersebut berlangsung di Padang, Sumatera Barat, Jumat (23/12). Pelaksanaan Mubes VI ini bersamaan waktunya dengan HUT Gebu Minang ke XXVII.

Lanjut Oso seperti dalam rilis MPR, orang Minang adalah masyarakat yang gemar bergotong royong. Mereka gemar membantu satu dengan yang lain. Terutama kepada saudara-saudaranya.

Sikap masyarakat Minang seperti ini, kata Oso, patut ditiru oleh masyarakat Indonesia secara luas. Apalagi pada saat sekarang ini, dimana makin banyak orang asing yang iri pada Indonesia. Mereka itu adalah orang asing yang ingin merusak bangsa Indonesia agar bisa menguasai kekayaan alam Indonesia.

"Mereka berusaha memecah belah bangsa Indonesia. Mereka ingin melihat Indonesia hancur, dengan cara memperuncing berbagai perbedaan yang ada di Indonesia. Karena itu kita patut mencontoh orang Minang yang gemar bekerjasama dan gotong royong," kata Oso menambahkan.

Indonesia menurut Oso akan terbebas dari perpecahan, jika masyarakatnya terus memegang empat pilar. Karena itu MPR tidak hentinya melakukan sosialisasi, ini penting untuk menghindarkan bangsa Indonesia dari perang saudara. [rus]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya