Berita

Agus Rahardjo/Net

Hukum

KPK Supervisi Kasus OTT Tapanuli Utara Ke Polri

KAMIS, 22 DESEMBER 2016 | 13:22 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyerahkan penanganan kasus hasil operasi tangkap tangan (OTT) di Tapanuli Utara Provinsi Sumut kepada Polri.

Ketua KPK Agus Rahardjo menjelaskan, alat bukti untuk menjerat keterlibatan penyelenggara negara dalam OTT masih belum cukup.

"Ada embrio OTT, tapi karena alat bukti untuk keterlibatan penyelenggara negara belum kuat, kita ajak Bareskrim yang di depan, KPK mendampingi," ujar Agus saat dikonfirmasi, Kamis (22/12).


Agus menambahkan, jika dalam pemeriksaan terdapat bukti yang cukup untuk menjerat penyelenggara negara, maka pihaknya akan ikut menangani.

Namun menurut Agus, kali ini, penanganan dilakukan dengan koordinasi supervisi antara KPK dan Polri.

"Betul (koordinasi). Dan apabila nanti dalam pemeriksaan dan proses hukum, ditemukan ada penyelenggara negara yang terlibat, InsyaAllah KPK akan turun," ujarnya.

Sebagai informasi, Tim Satgas KPK bersama Polri melakukan ‎OTT terhadap Kadisdikbud Tapanuli Utara (Taput) Jamel Panjaitan.‎

Dari informasi dihimpun, dalam OTT itu ditemukan barang bukti berupa uang sebesar Rp 235 juta, 100 dolar Amerika serikat, dan 200 yuan.

Ttim satuan tugas juga dikabarkan melakukan pengeledahan di kediaman Jamel di Ruko CV Nova, Jalan Sisingamangaraja, Kota Tarutung dan kantor Disdikbud Tapanuli Utara, Jalan Raja Johannes, Tarutung. [rus]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya