Berita

Denny JA/RMOL

Politik

OM Telolet OM, Interpretasi Politik

KAMIS, 22 DESEMBER 2016 | 10:09 WIB | OLEH: DENNY JA

ANAK-anak berdiri di pinggir jalan menunggu bus kota lewat. Mereka lalu riang berteriak "Om Telolet Om".

Supir bus kota membunyikan klakson telolet-telolet, lalu berlalu.

Anak-anak senang dan menunggu bus kota berikutnya untuk mendengar klakson yang lain.


anak-anak itu wakil dari rakyat Indonesia yang menunggu pemimpinnya.

Seruan "Om Telolet Om" itu artinya, pemimpin sejahterahkan rakyatmu, bahagiakan mereka.

Supir bus kota yang lewat itu simbol pemimpin yang datang setiap pemilu. Klakson yang ia bunyikan itu janji politiknya.

Dan janji itu sudah membuat rakyat girang. Walau setelah berjanji, seperti bus kota dan supirnya, pemimpin segera berlalu.

Namun girangnya rakyat sementara jika hanya janji. Sebagaimana girangnya anak-anak itu sementara jika hanya bunyi klakson yang mereka dengar. [***]

Penulis adalah seorang konsultan politik

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya