Berita

Denny JA/RMOL

Politik

OM Telolet OM, Interpretasi Politik

KAMIS, 22 DESEMBER 2016 | 10:09 WIB | OLEH: DENNY JA

ANAK-anak berdiri di pinggir jalan menunggu bus kota lewat. Mereka lalu riang berteriak "Om Telolet Om".

Supir bus kota membunyikan klakson telolet-telolet, lalu berlalu.

Anak-anak senang dan menunggu bus kota berikutnya untuk mendengar klakson yang lain.


anak-anak itu wakil dari rakyat Indonesia yang menunggu pemimpinnya.

Seruan "Om Telolet Om" itu artinya, pemimpin sejahterahkan rakyatmu, bahagiakan mereka.

Supir bus kota yang lewat itu simbol pemimpin yang datang setiap pemilu. Klakson yang ia bunyikan itu janji politiknya.

Dan janji itu sudah membuat rakyat girang. Walau setelah berjanji, seperti bus kota dan supirnya, pemimpin segera berlalu.

Namun girangnya rakyat sementara jika hanya janji. Sebagaimana girangnya anak-anak itu sementara jika hanya bunyi klakson yang mereka dengar. [***]

Penulis adalah seorang konsultan politik

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya