Berita

Denny JA/RMOL

Politik

OM Telolet OM, Interpretasi Politik

KAMIS, 22 DESEMBER 2016 | 10:09 WIB | OLEH: DENNY JA

ANAK-anak berdiri di pinggir jalan menunggu bus kota lewat. Mereka lalu riang berteriak "Om Telolet Om".

Supir bus kota membunyikan klakson telolet-telolet, lalu berlalu.

Anak-anak senang dan menunggu bus kota berikutnya untuk mendengar klakson yang lain.


anak-anak itu wakil dari rakyat Indonesia yang menunggu pemimpinnya.

Seruan "Om Telolet Om" itu artinya, pemimpin sejahterahkan rakyatmu, bahagiakan mereka.

Supir bus kota yang lewat itu simbol pemimpin yang datang setiap pemilu. Klakson yang ia bunyikan itu janji politiknya.

Dan janji itu sudah membuat rakyat girang. Walau setelah berjanji, seperti bus kota dan supirnya, pemimpin segera berlalu.

Namun girangnya rakyat sementara jika hanya janji. Sebagaimana girangnya anak-anak itu sementara jika hanya bunyi klakson yang mereka dengar. [***]

Penulis adalah seorang konsultan politik

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya