Berita

Foto/Net

Hukum

KPK Bisa Periksa Keterlibatan Anggota TNI Di Kasus Bakamla

KAMIS, 22 DESEMBER 2016 | 00:14 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan tidak akan ragu memanggil anggota TNI untuk dimintai keterangan terkait kasus dugaan suap proyek monitoring sistem di Badan Koordinasi Keamanan Laut (Bakamla).

Jurubicara KPK Febri Diansyah KPK menjelaskan, pihaknya telah membangun koordinasi dengan Puspom TNI. Menurutnya, sejauh ini, koordinasi yang telah dibangun berjalan dengan baik. Termasuk, koordinasi jika KPK memerlukan keterangan dari pihak militer untuk melengkapi berkas penyidikan kasus tersebut.

"Untuk saksi KPK bisa melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, sepanjang itu dibutuhkan ‎dan sebaliknya, kami sudah melakukan koordinasi yang cukup intensif soal itu," ujar Febri di Kantornya, jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (21/12).


Febri kembali menegaskan jika dalam proses penelusuran penyidik menemukan indikasi keterlibatan oknum anggota TNI dalam kasus ini, maka pihaknya akan menyerahkan sepenuhnya kepada Puspom TNI. Namun jika pihak yang terlibat dari unsur sipil atau penyelenggara negara, KPK yang akan menanganinya sesuai dengan kewenangan masing-masing institusi.

"Jika pelakunya itu diduga dari kalangan militer (penanganan) itu oleh pihak berwenang. KPK akan memberikan update sepanjang pihak tersebut atau subjek hukum tersebut ditangani KPK," ujarnya. [ian]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya