Berita

Foto: Dokumentasi

Zulkifli Dan Sylvi Hadir Di Diskusi Publik Perempuan PAN

RABU, 21 DESEMBER 2016 | 18:29 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. Memperingati Hari Ibu yang jatuh pada 22 Desember, Badan Pemberdayaan Perempuan DPP PAN mengadakan diskusi publik dengan tema "RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) dan Implementasi untuk Jakarta yang Ramah Perempuan dan Anak" di Kantor DPP PAN. Jl. Senopati 113, Jakarta, Rabu (21/12).

Diskusi dibuka oleh Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dengan didampingi Ketua Badan Pemberdayaan Perempuan DPP PAN Euis F Fatayaty. Hadir sebagai pembicara Sylviana Murni (Calon Wagub DKI), Masruroch (Komnas Perempuan), Andi Yuliani Paris (Anggota DPR Fraksi PAN) dan Ammy Amalia (Anggota DPR Fraksi PAN).

Euis F Fatayaty mengatakan Fraksi PAN sebagai salah satu pelopor RUU PKS berharap ada beberapa poin utama yang mesti masuk di RUU tersebut.


Pertama, pemberatan hukuman untuk pelaku tindak kekerasan seksual agar memberikan efek jera bagi pelaku. Hal ini penting sebagai salah satu upaya pencegahan terjadinya tindak pidana kekerasan seksual. "Pelaku harus dihukum seberat-beratnya," kata Eus, Rabu (21/12).

Selain itu, lanjut Euis, perlu adanya rehabilitasi, perlindungan, dan penjaminan hak-hak korban. Mulai dari proses penyidikan sampai dengan skema pemulihan bagi korban yang mengalami trauma.

Lebih jauh Euis mengharapkan perlunya pencegahan terjadinya reviktimisasi bagi korban. "Poin-poin inilah yang harus diperjuangkan dalam RUU PKS nanti," katanya menegaskan.

Sementara, Sylviana Murni, Cawagub DKI nomor urut 1, sangat concern terhadap RUU PKS. Dia dan Agus Yudhoyono sedang mencanangkan jargon Jakarta yang ramah untuk perempuan dan anak.

Sedangkan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengucapkan selamat atas peringatan Hari Ibu saat ini.

"Sekarang tidak ada perbedaan laki-laki dan perempuan. Sekarang hak laki-laki dan perempun sudah sama tidak ada perbedaan lagi," imbuhnya.

Lebih lanjut Zulkifli menambahkan bahwa   perempuan Indonesia bisa menjadi apapun di negeri ini. Presiden sudah ada Megawati Soekarnoputri, menteri dan DPR juga sudah banyak.

"Tidak ada halangan apapun untuk menjadi apapun di negeri ini. Sekarang tergantung daya juang masing-masing," tukas Ketua MPR ini. [sam]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya