Berita

Hukum

Selama 8 Jam, Polisi Cecar Eks Jenderal TNI Dengan 30 Pertanyaan

RABU, 21 DESEMBER 2016 | 06:42 WIB | LAPORAN:

Mayjen TNI (Purn) Budi Sudjana dicecar penyidik Subdit Keamanan Negara Ditreskrimum Polda Metro Jaya (PMJ) dengan 30 pertanyaan terkait kasus dugaan makar, tadi malam Selasa (20/12).

Saksi untuk tersangka Brigjen TNI (Purn) Adityawarman Thaha dan Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zein itu diverbal selama delapan hingga pukul 19.15 WIB.

"Ditreskrimum PMJ memeriksa Mayjen (Purn) Budi Sudjana hari Selasa, 20 Desember 2016 mulai pukul 10.00 - 19.15 WIB. Lalu, istirahat untuk shalat dzuhur dan makan siang pukul 13.00 - 14.00 WIB," kata kuasa hukum Budi, Edi Utama kepada Kantor Berita Politik RMOL.


Edi memaparkan, pensiunan TNI itu diperiksa sebagai saksi dalam kapasitasnya selaku ketua umum ormas Gerakan Bela Negara (GBN). Mengingat, salah satu tersangka, Adityawarman Thaha, menjabat sebagai Wakil Ketua di ormas tersebut.

Menurut Edi, ada empat pokok terkait teknis pertanyaan yang dilempar penyidik. Antara lain, relasi antara Budi dengan sejumlah tokoh, termasuk Rachmawati Soekarnoputri dan Ratna Sarumpaet. Hingga, proses pembentukan ormas dan tujuannya.

"Budi menjawab, kenal Rachmawati karena putri dari Proklamator RI Bung Karno. Sedangkan Ratna Sarumpaet, kenal nama, karena yang bersangkutan sering diberitakan di media," urai Edi.

Lalu, bagaimana keterlibatan Budi saat pertemuan di Universitas Bung Karno (UBK) sebelum aksi bela islam jilid III berlangsung?

"Budi turut hadir dalam pertemuan para tokoh di UBK karena diundang tuan rumah, Rachmawati Soekarnoputri," lanjutnya.

Sedangkan teknis terkait GBN, Budi diminta untuk menjelaskan kapan ormas tersebut didirikan, berikut komposisi anggota dan tujuan pembentukan ormas yang berdiri tahun 2015 itu.

Kepada penyidik, Budi menerangkan jika tujuan utama dirinya mendirikan GBN, untuk memberikan dukungan terhadap perjuangan mempertahankan NKRI. Serta sebagai langkah preventif menghadapi kebangkitan kembali paham komunisme di Indonesia.

"Salah satu kerja besar terkait perjuangan itu, kata Budi Sujana, yaitu simposium nasional bela negara di Balai Kartini, Jakarta, pada 2 Mei 2016. Saat itu, hadir untuk memberi pengarahan Menhan Ryamizard Ryacudu dan Panglima TNI Jend Gatot Nurmantyo," papar Edi.

Selain Edi, selama menjalani pemeriksaan sebagai saksi, Budi juga didampingi oleh Ketua Divisi Hukum dan Advokasi GBN, Maria Zuraida.

Pemeriksaan terhadap Budi, dilakukan di ruangan dan hari yang sama dengan tersangka Hatta Taliwang dan Ahmad Dani.

Ketiganya dimintai keterangan terhadap sejumlah tokoh dari 12 orang yang ditangkap atas dugaan makar beberapa waktu lalu. [zul]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya