Berita

Nusantara

Jaga Stok, Pemerintah Impor 48 Ribu Ton Daging Sapi India

SELASA, 20 DESEMBER 2016 | 18:21 WIB | LAPORAN:

Untuk menjaga ketersediaan daging sapi menjelang momentum Natal dan pergantian tahun akan kembali menggelontorkan 48.000 ton daging sapi dari India.

"Kita sudah melakukan langkah antisipasi untuk menjaga lonjakan harga dan kurangnya pasokan daging. Kami akan menggelontorkan daging asal India sebanyak 48.000 ton," beber Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita di Jakarta, Selasa (20/12).

Menurutnya, proses impor akan berlangsung sepanjang bulan Desember hingga Januari 2017 mendatang.


"Kami mengimbau masyarakat untuk bersikap tenang. Jangan khawatir karena kami sudah melakukan antisipasi dalam menjaga dan menyediakan stok daging di Tanah Air," kata Enggar.

Meski begitu, pemerintah memastikan bahwa stok daging masih mencukupi untuk ahir tahun 2016 ini.

"Untuk saat ini kami pastikan ketersediaan daging sapi masih sangat cukup," ujarnya.

Sementara itu, harga daging ayam saat ini sedikit mengalami kenaikan, meski masih dalam batas wajar.

"Sebelumnya para peternak berteriak karena harga daging ayam terus turun dan sekarang harganya sedikit naik tetapi masih dalam batas normal," demikian Enggar. [wah]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Demi Penataan Kawasan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:59

Lahan Huntap Korban Bencana Harus Segera Dituntaskan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:52

Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:12

Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:58

Pelapor Pandji Dianggap Klaim Sepihak dan Mencatut Nama NU

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:30

Romantisme Demokrasi Elektoral dan Keliru Baca Kedaulatan

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:08

Invasi AS ke Venezuela Bisa Bikin Biaya Logistik Internasional Bengkak

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:45

Khofifah Ajak Pramuka Jatim Sukseskan Ketahanan Pangan dan MBG

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:23

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Klok Dkk Siap Melumat Persija Demi Amankan Posisi

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:40

Selengkapnya