Berita

Nusantara

Jaman Bali Terhentak Dengan Penemuan Bom Ubud

SELASA, 20 DESEMBER 2016 | 14:58 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Provinsi Bali yang dinyatakan sebagai pulau paling aman saat ini untuk para wisata mancanegara, kedamaiannya terusik kembali dengan ditemukannya bom di Jalan Raya Banjar Lungsiakan, Desa Kedewatan, Ubud, Bali, Selasa pagi (20/12)

"Kami semua terhentak dan bener-benar kaget dengan adanya temuan ini," kata Ketua DPD Jaringan Kemandirian Nasional (Jaman) Bali, Endri Kayla Harimurti.

Jelas Endri, aparat hampir kecolongan jika bom yang belum diketahui siapa pemiliknya itu bener-benar meledak.


"Jaman Bali sangat mengutuk keras dengan berbagai aksi terorisme di Indonesia," tegasnya.

Untuk itu, Jaman Bali mendorong pemerintah bertindak cepat dan menumpas jaringan jaringan terorisme yang ada di Indonesia, termasuk bom di Ubud yang baru ditemukan.

Dan pemerintah ikut berperan secara maksimal dalam memberikan rasa aman dan nyaman untuk semua wisatawan yang akan berkunjung ke Indonesia.

Selanjutnya, tambah Endri, pemerintah dituntut menuntaskan kegaduhan-kegaduhan politik dan aksi-aksi lainnya.

Terakhir, Jaman Bali meminta semua komponen masyarakat untuk bersatu dan bahu-membahu dalam menjaga persatuan dan kesatuan NKRI.

"Sektor pariwisata menjadi salah satu pendapatan negara saat ini. Jika isu-isu terorisme tidak segera ditumpas sampai ke akar-akarnya, tentu akan sangat berpengaruh dengan laju pertumbuhan ekonomi di daerah khususnya Pulau Bali," demikian Endri.

Saat ini, Polsek Ubud sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut atas penemuan bom tersebut. Sementara bom bermaterial low explosive itu sudah diledakkan. [rus]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya