Busyro Muqoddas/Net
Busyro Muqoddas/Net
Karena itu, Ketua PP Muhammadiyah M. Busyro Muqoddas, menegaskan agar tidak menyalahkan masyarakat miskin sehingga berdampak pada aksi-aksi radikal yang belakangan ini terjadi. Sebab juga radikalisme itu bersumber dari kebijakan-kebijakan, terutama tentang tanah yang tidak adil.
"Tidak transparan alias tidak jujur. Misalnya kasus di Bima, Mesuji, sampai rumahnya Bupati itu dibakar. Di Aceh juga di Papua," ungkap Busyro dalam diskusi "Menagih Komitmen Keadilan Agraria untuk Rakyat" di kantor PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (20/12).
Populer
Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25
Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37
Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16
Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07
Senin, 26 Januari 2026 | 00:29
Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50
Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41
UPDATE
Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52
Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34
Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26
Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16
Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54
Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53
Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23
Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45
Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44
Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20